FeedSport

Curacao Lolos Piala Dunia 2026: Fakta Timnas yang Pernah Dilatih Kluivert

229
×

Curacao Lolos Piala Dunia 2026: Fakta Timnas yang Pernah Dilatih Kluivert

Sebarkan artikel ini
edd1cd850b435e1a08840538f731cf86.jpg
edd1cd850b435e1a08840538f731cf86.jpg

Kingston – Tim nasional sepak bola Curacao mengukir sejarah baru dengan memastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Tiket bergengsi itu direbut setelah menahan imbang Jamaika 0-0 dalam laga terakhir babak kualifikasi Zona Concacaf di Independence Park Stadium, Kingston, pada Selasa, 18 November 2025.

Hasil imbang tersebut sudah cukup untuk mengamankan posisi puncak klasemen Grup B bagi Curacao dengan raihan 12 poin, unggul satu angka dari Jamaika. Pencapaian ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah sepak bola Curacao sejak pertama kali berkompetisi di kancah internasional.

Keberhasilan Curacao ini diwarnai sejumlah fakta menarik yang menyoroti perjalanan luar biasa mereka:

Negara dengan Populasi Terkecil dalam Sejarah Piala Dunia
Curacao kini memegang rekor sebagai negara dengan populasi paling sedikit yang berhasil menembus putaran final Piala Dunia. Dengan jumlah penduduk hanya sekitar 156.115 jiwa pada awal 2025, berdasarkan data Biro Pusat Statistik Curacao, mereka jauh melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Islandia. Islandia lolos ke Piala Dunia 2018 dengan populasi lebih dari 350.000 jiwa, menunjukkan bahwa ukuran negara bukan halangan untuk berprestasi di level global.

Lokasi Strategis di Karibia
Secara geografis, Curacao terletak di Laut Karibia bagian selatan, sekitar 65 km di utara Venezuela. Pulau ini merupakan bagian dari kepulauan “ABC” (Aruba, Bonaire, dan Curacao) serta berstatus sebagai negara konstituen dalam Kerajaan Belanda. Keterikatan historis dan politik dengan Belanda turut membentuk perkembangan sepak bolanya, termasuk dalam hal pembinaan pemain dan pelatih. Timnas Curacao bahkan pernah ditangani oleh tujuh pelatih asal Belanda, termasuk juru taktik mereka saat ini.

Pernah Dilatih Patrick Kluivert
Salah satu dari tujuh pelatih Belanda yang pernah membesut Curacao adalah Patrick Kluivert, yang dipecat dari Timnas Indonesia karena gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Kluivert tercatat dua kali menukangi Curacao, yakni sebagai pelatih permanen pada 2015 dan sementara pada 2021. Selama 18 pertandingan di dua periode tersebut, ia mengukir tujuh kemenangan dan enam kekalahan. Kontribusinya dianggap penting dalam membangun fondasi sepak bola negara itu, mengangkat posisi tim dari peringkat 151 ke 134 di ranking FIFA.

Dari Tim Pengganggu Jadi Tim Disegani
Ini adalah penampilan perdana Curacao di Piala Dunia sejak tim nasional ini berdiri. Sebelumnya, mereka lebih dikenal sebagai tim “pengganggu” di kompetisi regional seperti Piala Emas CONCACAF. Namun, performa konsisten di babak kualifikasi dengan catatan tak terkalahkan (3 kemenangan, 3 imbang) membuktikan kematangan taktik dan mentalitas tim. Di Grup B, Curacao sukses mengungguli tim-tim kuat seperti Jamaika, Trinidad dan Tobago, dan Bermuda.

Dick Advocaat Jadi Pelatih Tertua
Pelatih kepala Curacao, Dick Advocaat, akan menorehkan namanya sebagai pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia pada usia 78 tahun saat turnamen berlangsung. Ia memecahkan rekor Otto Rehhagel (71 tahun) yang melatih Yunani di Piala Dunia 2010. Advocaat, yang memiliki pengalaman melatih timnas besar seperti Belanda, Rusia, Korea Selatan, dan Belgia, menyebut keberhasilan ini sebagai “salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya.” Meski demikian, Advocaat tidak hadir di stadion saat Curacao memastikan lolos ke Piala Dunia melawan Jamaika karena urusan keluarga mendesak. Ia tetap memberikan arahan via telepon dari Den Haag, Belanda.