FeedSport

FIFA Umumkan 1 Juta Tiket Piala Dunia 2026 Ludes Terjual!

130
×

FIFA Umumkan 1 Juta Tiket Piala Dunia 2026 Ludes Terjual!

Sebarkan artikel ini
981da72fa6abdba6a3869d6c373d17f9.jpg
981da72fa6abdba6a3869d6c373d17f9.jpg

Fenesia – FIFA mengumumkan lebih dari satu juta tiket Piala Dunia 2026 telah terjual hanya beberapa minggu setelah penjualan resmi dibuka. Pencapaian ini menandakan tingginya minat penggemar sepak bola di seluruh dunia untuk menjadi bagian dari turnamen akbar tersebut.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan kebanggaannya atas sambutan luar biasa dari para penggemar. Ia menyebut, pencapaian penjualan lebih dari satu juta tiket terjadi setelah proses Visa Presale Draw.

FIFA merinci, pembeli tiket berasal dari lebih dari 200 negara dan wilayah. Permintaan tertinggi tercatat dari ketiga negara tuan rumah yang antusias, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Selain itu, Inggris, Jerman, Brasil, Spanyol, Kolombia, Argentina, dan Prancis juga masuk dalam sepuluh besar negara dengan jumlah pembelian tiket tertinggi.

Turnamen akbar sepak bola ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Laga-laga akan digelar di 16 stadion di kawasan Amerika Utara, dengan final akan diselenggarakan di East Rutherford, New Jersey.

Dengan estimasi total 7,1 juta kursi yang tersedia untuk 104 pertandingan, edisi Piala Dunia ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah dengan kapasitas penonton terbanyak.

Penjualan tiket dilakukan melalui sistem undian atau lotre, yang diikuti oleh 4,5 juta pendaftar. Tiket resmi dibanderol mulai dari 60 dolar AS (sekitar Rp 994 ribu) hingga sekitar 6.370 dolar AS (sekitar Rp 105 juta).

Di situs penjualan ulang FIFA, harga untuk laga final bahkan mencapai 57.500 dolar AS (sekitar Rp 953 juta) per kursi, bergantung pada permintaan pasar. Untuk pertama kalinya, FIFA juga menerapkan sistem dynamic pricing yang memungkinkan harga berubah sesuai tingkat permintaan.

Meskipun antusiasme tinggi, FIFA belum merinci jumlah tiket yang terjual di setiap kota tuan rumah. Isu visa dan kebijakan imigrasi Amerika Serikat juga disebut menjadi tantangan tersendiri bagi penonton internasional. Selain itu, keluhan mengenai harga tiket yang tidak stabil dan dianggap terlalu mahal dibandingkan Piala Dunia 2022 di Qatar turut menjadi pertimbangan bagi penggemar untuk mengamankan tiket.