BeritaPeristiwa

Damkar Kerahkan 16 Mobil Padamkan Kebakaran Tiga Gudang di Tangsel

12
×

Damkar Kerahkan 16 Mobil Padamkan Kebakaran Tiga Gudang di Tangsel

Sebarkan artikel ini
3-gudang-di-taman-tekno-tangsel-terbakar,-16-mobil-damkar-diterjunkan
3 gudang di taman tekno tangsel terbakar, 16 mobil damkar diterjunkan

Tangerang – Sebanyak 16 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu (8/7). Langkah ini diambil untuk menjinakkan kobaran api yang melahap tiga unit gudang sekaligus mencegah perambatan api ke bangunan di lingkungan sekitar.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan, Omay Komarudin, mengungkapkan bahwa tiga gudang yang terbakar difungsikan sebagai tempat penyimpanan aksesoris ponsel, alat tulis kantor (ATK), dan mainan. Menurut Omay, sumber api pertama kali terdeteksi muncul dari area penyimpanan aksesoris telepon seluler.

Api dengan cepat membesar dan menjalar hingga membakar dua gudang lainnya, katanya.

Pihak pemadam kebakaran menerima laporan insiden tersebut pada pukul 12.10 WIB dan segera menerjunkan 50 personel ke lokasi. Operasi penanggulangan ini melibatkan 13 unit mobil damkar dari Damkar Tangsel, satu unit bantuan dari BSD, satu unit dari Koramil, serta tiga unit mobil tangki air dari BSD.

Petugas di lapangan saat ini masih berfokus mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke gudang-gudang lain di kompleks pergudangan tersebut. Omay menuturkan bahwa penyebab pasti peristiwa kebakaran hingga kini masih dalam tahap penyelidikan.

Ia menambahkan, proses pemadaman sempat terkendala oleh terbatasnya akses sumber air atau hydrant di sekitar lokasi kejadian.

Suplai air terpaksa harus diambil dari jarak yang cukup jauh, terangnya.

Meski demikian, bantuan mobil tangki air dari BSD membuat proses pemadaman tetap dapat berlangsung, ujarnya.

Hingga saat ini, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Petugas masih bersiaga di lokasi untuk melaksanakan proses pendinginan serta melakukan pendataan terkait total kerugian materi yang dialami.