News

Polisi Jerman Identifikasi Terduga Pelaku Tabrak Kerumunan Berlin Pride

9
×

Polisi Jerman Identifikasi Terduga Pelaku Tabrak Kerumunan Berlin Pride

Sebarkan artikel ini
Garis polisi di lokasi kejadian penabrakan kerumunan massa saat festival Christopher Street Day di Berlin
Kepolisian Berlin tengah memburu terduga pelaku penabrakan dalam perayaan Christopher Street Day yang menewaskan satu orang.

Berlin – Seorang terduga pelaku penabrakan kerumunan massa dalam perayaan Christopher Street Day yang menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 16 orang lainnya di Jerman pada Sabtu (25/7/2026) hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian setempat.

Dilansir dari AFP, kepolisian Berlin telah menetapkan identitas tersangka utama dalam insiden yang terjadi di tengah festival Pride tersebut namun belum berhasil melakukan penangkapan hingga Minggu (26/7/2026).

Juru bicara Kepolisian Berlin, Florian Nath, menyatakan bahwa tersangka yang saat ini diburu oleh pihak berwenang diketahui memiliki rekam jejak sebagai bagian dari lingkaran Islamis di Berlin.

“Kami telah mengidentifikasi seorang tersangka, langkah-langkah terhadap tersangka tersebut sedang berlangsung, tetapi ia belum ditangkap karena tersangka ini dikenal polisi sebagai anggota lingkaran Islamis di Berlin,” kata Florian Nath.

Serangan tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat, tepat setelah ratusan ribu peserta menyelesaikan pawai di pusat perayaan yang berlokasi di kawasan Taman Tiergarten.

Kendaraan yang diduga kuat digunakan oleh pelaku untuk menabrak massa ditemukan dalam kondisi ditinggalkan oleh pengemudinya beberapa ratus meter dari lokasi kejadian.

Dinas Pemadam Kebakaran Berlin mengonfirmasi bahwa insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 16 orang lainnya mengalami luka-luka dengan tiga di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Selain korban luka fisik, sekitar 30 orang lainnya dilaporkan mendapatkan penanganan medis intensif di lokasi akibat mengalami guncangan psikologis atau syok berat setelah insiden terjadi.

Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa seluruh rangkaian konser yang dijadwalkan di dekat Gerbang Brandenburg segera dihentikan oleh pihak kepolisian demi alasan keamanan.

Aparat keamanan segera menginstruksikan seluruh peserta festival untuk segera membubarkan diri dan meninggalkan area taman sesaat setelah tabrakan berlangsung.

“Tolong pulanglah,” kata polisi kepada para peserta saat massa berhamburan meninggalkan taman.

Pihak kepolisian Berlin saat ini telah mengerahkan lebih dari 2.000 personel gabungan serta helikopter yang dilengkapi dengan kamera termal untuk melacak keberadaan pelaku di seluruh penjuru kota.

Kanselir Jerman, Friedrich Merz, secara resmi menyatakan bahwa insiden tersebut merupakan tindakan yang mengerikan bagi keselamatan publik.

Wali Kota Berlin, Kai Wegner, mengecam keras peristiwa tersebut sebagai serangan brutal yang ditujukan langsung terhadap nilai-nilai toleransi dan keterbukaan yang diusung oleh festival Christopher Street Day.

Investigasi terhadap motif serangan dan keterkaitan tersangka dengan jaringan tertentu masih terus didalami oleh pihak kepolisian Jerman hingga saat ini.

Pihak otoritas keamanan Jerman berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan di ruang publik guna memastikan keselamatan warga pasca-tragedi yang mengguncang perayaan Pride terbesar di Eropa tersebut.