News

Pengosongan Hotel Sultan Berlangsung, Sejumlah Area GBK Ditutup Hari Ini

20
×

Pengosongan Hotel Sultan Berlangsung, Sejumlah Area GBK Ditutup Hari Ini

Sebarkan artikel ini
94e0bad1130ead32132b8acb36906bc1.jpg
94e0bad1130ead32132b8acb36906bc1.jpg

Jakarta – Pengelola kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menerapkan penutupan sementara pada sejumlah titik akses dan area publik di Kompleks GBK, Jakarta Pusat, Kamis (18/6). Kebijakan ini diambil menyusul adanya pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan di area eks Hotel Sultan yang berlokasi di Blok 15 kawasan tersebut.

Penyesuaian operasional ini diberlakukan selama satu hari penuh, terhitung mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran serta kenyamanan para pengunjung di tengah proses eksekusi yang berlangsung di lokasi.

Informasi mengenai penutupan ini disampaikan secara resmi melalui akun Instagram @love_gbk. Pihak pengelola menegaskan bahwa penyesuaian akses merupakan bagian dari prosedur keamanan dan ketertiban selama proses pengosongan aset negara berlangsung di Blok 15.

Beberapa akses masuk utama yang terdampak kebijakan ini meliputi Pintu 5, Pintu 7, dan Pintu 8. Selain akses pintu masuk, sejumlah fasilitas pendukung di dalam kawasan juga tidak dapat dijangkau oleh masyarakat umum selama kegiatan eksekusi berlangsung.

Area yang ditutup aksesnya mencakup kawasan Parkir Timur, Hutan Kota GBK, hingga Stadion Softball. Selain itu, akses menuju Jalan KTT hingga area Jakarta Convention Center (JICC) juga turut dibatasi agar tidak mengganggu jalannya proses di lapangan.

Meskipun terdapat penutupan di sejumlah titik, pengelola memastikan bahwa kawasan Gelora Bung Karno tetap beroperasi untuk melayani masyarakat. Pengunjung masih diperkenankan masuk ke kompleks olahraga tersebut melalui dua akses utama yang tetap dibuka, yaitu Pintu 2 dan Pintu 10.

Khusus bagi pejalan kaki, pengelola tetap membuka Pintu 6 sebagai akses alternatif. Pihak GBK menjamin bahwa area serta fasilitas lainnya di luar zona eksekusi tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beraktivitas seperti biasa.

Pihak manajemen GBK meminta masyarakat agar memahami situasi ini dan mengimbau agar para pengunjung segera menyesuaikan rencana aktivitas mereka selama periode penutupan berlangsung. Pengelola berupaya meminimalisir dampak gangguan bagi publik dengan mempertahankan akses di beberapa titik strategis yang tidak terdampak langsung oleh kegiatan eksekusi.

Langkah ini merupakan bagian dari koordinasi pengelola kawasan dalam mendukung kelancaran proses hukum terkait sengketa lahan di Blok 15. Seluruh operasional di kawasan GBK diharapkan dapat kembali normal setelah proses eksekusi di area eks Hotel Sultan tersebut rampung dilaksanakan. Masyarakat yang berencana mengunjungi GBK pada hari Kamis disarankan untuk memantau informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi pengelola guna memastikan akses masuk yang tersedia.