Ecozone

Asing Borong Saham BBCA, Berikut Daftar Saham Net Buy Terbesar Kamis

12
×

Asing Borong Saham BBCA, Berikut Daftar Saham Net Buy Terbesar Kamis

Sebarkan artikel ini
a34b98abe7243637feea10f3839ed0a4.jpg
a34b98abe7243637feea10f3839ed0a4.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghentikan tren penguatan yang telah berlangsung selama dua hari perdagangan berturut-turut. Pada penutupan perdagangan Kamis (11/6/2026), indeks acuan saham nasional ini tercatat berakhir di zona merah akibat tekanan jual yang cukup masif di pasar.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun melalui RTI, IHSG ditutup melemah sebesar 0,27% atau terkoreksi 15,86 poin ke level 5.886,03. Pergerakan indeks sepanjang sesi perdagangan berlangsung cukup fluktuatif, dengan rentang harga yang cukup lebar antara posisi terendah di level 5.784 hingga posisi tertinggi di level 6.010.

Aktivitas perdagangan di bursa mencatatkan volume transaksi yang cukup tinggi, mencapai 33,64 miliar saham. Nilai transaksi keseluruhan di pasar mencapai Rp22,27 triliun.

Kondisi pasar secara umum menunjukkan dominasi tekanan jual. Sebanyak 419 saham ditutup mengalami pelemahan, sementara saham yang berhasil menguat tercatat sebanyak 265 emiten. Adapun sisanya, yakni 131 saham, terpantau bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Koreksi yang terjadi pada IHSG ini selaras dengan aksi jual yang masih dilakukan oleh investor asing. Pada perdagangan Kamis, investor asing tercatat membukukan nilai jual bersih atau net sell sebesar Rp252,65 miliar di seluruh pasar.

Meskipun secara akumulatif investor asing mencatatkan nilai jual bersih, mereka tetap melakukan aksi beli pada sejumlah saham pilihan. Langkah ini dilakukan saat IHSG sedang berada dalam tekanan di zona merah.

Terdapat 10 saham yang mencatatkan nilai beli bersih terbesar dari investor asing pada perdagangan hari tersebut. Posisi pertama ditempati oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai beli bersih mencapai Rp387,96 miliar.

Disusul oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai beli bersih sebesar Rp97,18 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp87,77 miliar. Berikutnya adalah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan nilai Rp72,76 miliar dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) senilai Rp58,47 miliar.

Melengkapi daftar tersebut, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan nilai beli bersih Rp36,41 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp28,69 miliar, dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar Rp18,33 miliar. Di posisi kesembilan dan kesepuluh terdapat PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dengan nilai Rp12,31 miliar serta PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) sebesar Rp11,04 miliar.

Pelemahan IHSG ini menjadi perhatian pelaku pasar di tengah dinamika RUPS yang tengah digelar oleh sejumlah perusahaan besar seperti BUVA, SMRA, PWON, BUKA, SRAJ, hingga MORA. Para investor kini menantikan arah kebijakan perusahaan pasca-RUPS tersebut untuk menentukan langkah investasi berikutnya di tengah volatilitas pasar yang masih berlanjut.

0d44ff5c777acf31f3f0df876cc9f743.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi setelah menguat dua hari berturut-turut. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melemah 0,27% ke level 5.886,03 pada penutupan perdagangan, Kamis (11/6/2026). Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di rentang level terendah 5.784 dan level tertinggi 6.010. Baca Juga: Asing Net Sell Jumbo Rp 3,13 Triliun, Cek Saham yang Banyak Dijual, Rabu (10/6) Total…

02bfc86f0ec12b5c627afc00eccf41ab.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan investor aset kripto di Indonesia terus melaju seiring meningkatnya adopsi aset digital di masyarakat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor kripto nasional mencapai 21,7 juta pengguna per April 2026, meningkat lebih dari 50% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 14,16 juta investor. Lonjakan jumlah pengguna tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi…

602acdb592732a9c9f21500ea214cd88.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Wall Street kembali menguat pada perdagangan Kamis (11/6/2026), ditopang oleh rebound saham-saham semikonduktor setelah tekanan jual besar sehari sebelumnya. Namun, optimisme investor masih dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan energi global. Pada perdagangan pukul 09:56 waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,90% ke level 50.371,57. Indeks S&P…

cb4125514bf87228d7b74b53ad7787b3.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyatakan telah menggelar penawaran umum terbatas kepada pemegang saham perusahaan dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue untuk membeli sebanyak 13.282.271.875 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Angka ini mewakili 33,33% dari jumlah saham ENRG yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD IV…

63b902db542e48ea42dbc0d94a89f872.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mempertimbangkan sejumlah strategi untuk membayar surat utang jatuh tempo di era suku bunga tinggi dan pelemahan rupiah. Asal tahu saja, suku bunga Bank Indonesia dikerek lagi 25 basis poin (bps) menjadi 5,5% pada awal pekan ini. Sementara, rupiah di pasar spot ditutup di Rp 17.989 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (11/6/2025), melemah 0,25% dari penutupan hari sebelumnya. Melansir…

9a6509e524e447102db5bddc9b0f53ea.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) atau DXY membuat investor mulai melirik instrumen investasi berbasis dolar AS, termasuk reksadana dolar AS. Asal tahu saja, saat ini indeks dolar AS berada di level 100,0 atau menguat 1,75% ytd. Dilihat pula dari catatan Indovesta Utama per 8 Juni 2026, sejumlah reksadana berbasis USD menghasilkan kinerja yang positif di tahun ini. Produk reksadana Panin Global Sharia Equity…