Ecozone

Rupiah Menguat 0,98 Persen Sepekan, Simak Proyeksi Pergerakan Pekan Depan

17
×

Rupiah Menguat 0,98 Persen Sepekan, Simak Proyeksi Pergerakan Pekan Depan

Sebarkan artikel ini
fe61b3cd1122cd003c7b0a97f3c52c93.jpg
fe61b3cd1122cd003c7b0a97f3c52c93.jpg

Jakarta – Nilai tukar rupiah menunjukkan tren penguatan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan akhir pekan ini. Sentimen positif ini didorong oleh kebijakan kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) serta kembalinya aliran modal asing yang masuk ke dalam instrumen keuangan domestik.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan mata uang Garuda di pasar spot tercatat ditutup pada level Rp 17.860 per dolar AS pada Jumat (12/6/2026). Angka tersebut merepresentasikan penguatan sebesar 0,72 persen dibandingkan penutupan perdagangan sehari sebelumnya yang berada di posisi Rp 17.989 per dolar AS.

Jika dilihat secara akumulasi mingguan, kinerja rupiah menunjukkan performa yang cukup impresif. Mata uang domestik ini berhasil menguat sebesar 0,98 persen dibandingkan posisi pada akhir pekan sebelumnya yang berada di level Rp 18.036 per dolar AS.

Tren penguatan serupa juga terekam pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) milik Bank Indonesia. Sepanjang pekan ini, nilai tukar rupiah tercatat bergerak menguat dari level Rp 18.171 per dolar AS pada Senin (8/6) menjadi Rp 17.921 per dolar AS pada Jumat (12/6). Secara keseluruhan, rupiah mencatatkan apresiasi sekitar 1,38 persen dalam kurun waktu satu pekan.

Pengamat pasar modal dari Universitas Indonesia, Budi Frensidy, menyatakan bahwa penguatan rupiah saat ini dipicu oleh dampak kebijakan kenaikan BI Rate ke level 5,50 persen. Langkah moneter tersebut dinilai berhasil meningkatkan daya tarik aset keuangan domestik di mata para pelaku pasar.

Selain faktor suku bunga, Budi mengamati adanya minat investor asing yang kembali meningkat terhadap instrumen berbasis rupiah dalam beberapa waktu terakhir. Fenomena ini menjadi katalis utama yang menjaga stabilitas mata uang nasional di tengah tekanan global.

Budi menambahkan, peluang rupiah untuk kembali melemah melampaui level Rp 18.000 per dolar AS saat ini relatif lebih kecil dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa volatilitas pasar secara umum masih tergolong cukup tinggi.

Dalam proyeksinya, Budi memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp 17.700 hingga Rp 18.000 per dolar AS. Skenario dasar pergerakan mata uang tersebut diprediksi berada pada kisaran Rp 17.800 hingga Rp 17.900 per dolar AS.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pergerakan rupiah sepanjang pekan ini memang diwarnai oleh dinamika antara sentimen positif kenaikan BI Rate dan kekuatan dolar AS yang masih didukung oleh berbagai faktor global. Namun, kondisi rupiah dinilai berpeluang lebih stabil pada pekan depan dibandingkan awal pekan ini.

Dengan dukungan arus masuk modal asing serta respons pasar yang tetap positif terhadap kebijakan Bank Indonesia, rupiah diperkirakan dapat bergerak menuju kisaran Rp 17.700 per dolar AS. Budi menegaskan bahwa kecenderungan stabilitas mata uang ini diharapkan tetap terjaga ke depannya.

1d62b5fa5d258fc022ec5502e073efe7.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi kepada 88 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan tahun 2025. Dalam Pengumuman Bursa No.Peng-S-00016/BEI.PLP/06-2026, batas waktu penyampaian laporan keuangan auditan tahunan per 31 Desember 2025 adalah pada Selasa, 31 Maret 2026. Berdasarkan pemantauan Bursa per 30 Mei 2026, sebanyak 88 emiten belum menyampaikan laporan keuangan per 2025. Baca Juga: Rupiah Menguat…

6b6f158f6fd40008fbc3c2da84867c1c.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai sebesar-besarnya Rp 500 miliar. Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan, buyback saham ini merupakan bagian dari strategi BRI untuk meningkatkan nilai pemegang saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap kekuatan fundamental kinerja perseroan serta prospek pertumbuhan jangka panjang…

318c1d3376bdfeb9e0cae93f67e33022.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak mixed pada perdagangan Jumat (12/6/2026), dengan indeks S&P 500 dan Dow Jones ditutup menguat tipis di tengah optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai di Timur Tengah. Pada perdagangan pukul 09.32 waktu setempat, indeks Dow Jones naik 303,74 poin atau 0,60% ke level 51.152,85. Sementara itu, S&P 500 menguat 0,18% menjadi 7.407,60. Berbeda dengan dua indeks tersebut,…

159b4b46f901e7419491e41d3bd9f2d4.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat dan Kembali ke level psikologis 6.000 pada perdagangan akhir pekan ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melesat 2,06% atau bertambah 121 poin ke level 6.007,65 pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026). Dengan demikian, akumulasi kenaikan IHSG sepekan perdagangan terakhir tembus 7,38%. Baca Juga: IHSG Kembali Ambruk 4,52% ke 5.342 di Awal Pekan, Cek…

46185737264ad78d05b613770da408fa.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali menembus level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026), seiring meningkatnya optimisme pelaku pasar dan kembalinya aliran dana asing ke pasar saham domestik. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun melalui RTI, IHSG ditutup menguat 2,06% atau naik 121 poin ke posisi 6.007,65. Penguatan ini sekaligus memperpanjang tren positif bursa…