FeedSport

Fakta Final Polytron Indonesia Open 2026: Asa Juara Bertahan, Jojo Ukir Sejarah

12
×

Fakta Final Polytron Indonesia Open 2026: Asa Juara Bertahan, Jojo Ukir Sejarah

Sebarkan artikel ini
64f3f888079a6b803526d59b52e1a32b.jpg
64f3f888079a6b803526d59b52e1a32b.jpg

Jakarta – Gelaran final Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026), menjadi panggung bersejarah bagi sejumlah pebulu tangkis dunia dan tanah air. Pertandingan puncak turnamen BWF World Tour Super 1000 yang dimulai pukul 14.00 WIB ini diwarnai oleh upaya juara bertahan mempertahankan mahkota serta ambisi wakil Indonesia mencetak sejarah baru.

Jonatan Christie menjadi sorotan utama publik tuan rumah. Tunggal putra andalan Indonesia ini sukses menembus final Polytron Indonesia Open untuk kali pertama dalam kariernya. Capaian ini melampaui rekor terbaiknya di turnamen yang sama pada edisi 2021, di mana ia terhenti di babak semifinal. Di partai puncak, Jonatan akan menghadapi wakil Kanada, Viktor Lai. Kemenangan dalam laga ini akan menjadi sangat prestisius bagi Jonatan karena ia berpeluang memutus puasa gelar tunggal putra Indonesia di ajang ini sejak 2012, sekaligus menambah koleksi gelar Super 1000 miliknya setelah All England 2024.

Selain Jonatan, ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga mencatatkan sejarah pribadi. Mereka sukses melangkah ke final pertama di level BWF World Tour Super 1000. Sebelumnya, prestasi tertinggi pasangan ini adalah menjuarai Australia Open 2025 yang berkategori Super 500. Ujian berat menanti mereka saat berhadapan dengan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Pertemuan ini menjadi duel ketiga bagi kedua pasangan, di mana sebelumnya mereka saling mengalahkan di ajang Australia Open 2025 dan Indonesia Masters 2026.

Persaingan sengit juga tersaji pada upaya dua juara bertahan mempertahankan gelar mereka. Tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se-young, kembali tampil di final dan akan berhadapan dengan rival kuat asal Jepang, Akane Yamaguchi. Rekor pertemuan keduanya menunjukkan keunggulan tipis An Se-young dengan 18 kemenangan dari 33 pertandingan.

Sementara itu, pasangan ganda putri China, Liu Shengshu/Tan Ning, juga berupaya menjaga takhta mereka. Liu/Tan akan meladeni tantangan dari ganda putri Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, untuk memperebutkan gelar juara.

Jadwal Final Polytron Indonesia Open 2026:

Minggu (7/6/2026) mulai pukul 14.00 WIB:

Match 1 – WS: An Se-young (Korea Selatan) vs Akane Yamaguchi (Jepang)
Match 2 – XD: Cheng Xing/Zhang Chi (China) vs Mads Christiansen/Alexandra Boje (Denmark)
Match 3 – MS: Jonatan Christie (Indonesia) vs Viktor Lai (Kanada)
Match 4 – WD: Liu Shengshu/Tan Ning (China) vs Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang)
Match 5 – MD: Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) vs Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia)