Jakarta – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali terkoreksi tajam pada perdagangan Selasa, 2 Juni 2026. Logam mulia ini dijual seharga Rp 2.774.000 per gram, turun Rp 25.000 dibandingkan posisi harga pada Senin, 1 Juni 2026, yang berada di level Rp 2.799.000 per gram.
Penurunan harga juga terjadi pada layanan buyback atau harga beli kembali emas Antam. Hari ini, harga buyback ditetapkan sebesar Rp 2.584.000 per gram, atau turun Rp 25.000 dari hari sebelumnya.
Tren pelemahan ini terjadi setelah emas Antam sempat mencatatkan kenaikan beruntun pada akhir Mei lalu. Sebagai catatan, harga tertinggi emas Antam sepanjang Mei 2026 sempat menyentuh angka Rp 2.859.000 per gram pada 12 Mei.
Di pasar global, harga emas dunia juga berada dalam tekanan. Hingga Selasa pagi pukul 09.45, harga emas diperdagangkan di bawah level US$ 4.500, tepatnya di kisaran US$ 4.475 per troi ons.
Sentimen negatif yang membayangi emas dunia dipicu oleh terhambatnya negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi geopolitik yang memanas pasca-penghentian komunikasi antara Teheran dan Washington, menyusul serangan Israel di Lebanon, memicu kekhawatiran baru terkait inflasi dan ekspektasi suku bunga global.
Meski Presiden AS Donald Trump sempat menyatakan bahwa nota kesepahaman dengan Iran masih dimungkinkan, pelaku pasar tetap bersikap waspada. Pasar kini tengah mengantisipasi potensi kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), sebagai respons terhadap meningkatnya inflasi yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah.
Investor kini menanti rilis data ketenagakerjaan bulanan Amerika Serikat serta arahan kebijakan moneter dari pejabat The Fed sebagai penentu arah pergerakan harga komoditas selanjutnya.







