Fenesia – Penyerang andalan AC Milan, Rafael Leao, secara resmi mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini. Pemain tim nasional Portugal tersebut mengaku siap mencari tantangan baru di liga lain setelah merasa menuntaskan tugasnya di Italia.
“Saya bangga telah mencetak sejarah di AC Milan. Namun, saya merasa ini saatnya untuk memulai babak baru dan siap berkompetisi di liga yang berbeda,” ujar Leao dalam wawancara eksklusif bersama Sport TV Portugal, Minggu (31/5).
Kepergian Leao diprediksi bakal menjadi salah satu saga transfer paling menyita perhatian musim ini. Sejumlah klub elite dari Liga Inggris dan Liga Spanyol dikabarkan telah mulai memantau situasi sang pemain setelah pernyataan terbukanya tersebut.
Selama memperkuat Rossoneri, Leao bertransformasi menjadi salah satu penyerang paling mematikan di Eropa. Sejak didatangkan dari Lille pada 2019 dengan nilai transfer 49,5 juta euro, ia telah mencatatkan 80 gol dan 59 assist dari 335 pertandingan di seluruh kompetisi.
Kontribusi besar tersebut membuat Leao menjadi ikon sekaligus motor serangan AC Milan dalam beberapa musim terakhir. Meski spekulasi mengenai masa depannya terus berkembang, pihak klub hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait tujuan selanjutnya sang pemain.
Untuk saat ini, Leao menegaskan bahwa fokus utamanya sepenuhnya tertuju pada tim nasional Portugal. Ia tengah mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia, di mana Portugal dijadwalkan melakoni laga perdana kontra Kongo pada 18 Juni mendatang.
Keputusan pemain berusia 26 tahun ini untuk meninggalkan San Siro menandai berakhirnya era penting bagi AC Milan. Meski meninggalkan warisan statistik yang impresif, Leao memilih untuk tidak menutup kemungkinan kiprahnya di kompetisi yang lebih kompetitif demi pengembangan karier profesionalnya.







