Ecozone

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham untuk Pekan Depan

63
×

IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham untuk Pekan Depan

Sebarkan artikel ini
96e5f6266300f6b20a72f06e6f1dccb5.jpg
96e5f6266300f6b20a72f06e6f1dccb5.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pekan ini dengan pelemahan tipis sebesar 0,05% ke level 6.127,38 pada Jumat (29/5/2026). Secara akumulatif, indeks tercatat mengalami koreksi sebesar 0,56% dalam kurun waktu satu pekan terakhir.

Para analis memproyeksikan IHSG masih akan diwarnai tekanan pada pekan depan. Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan indeks akan bergerak dengan level support di 6.071 dan resistance di 6.262.

Investor diminta untuk tetap mewaspadai sejumlah agenda ekonomi penting pada pekan depan. Beberapa di antaranya meliputi rilis data PMI China, data tenaga kerja Amerika Serikat, data inflasi domestik, serta perkembangan terkait negosiasi gencatan senjata 60 hari.

Di sisi lain, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang memiliki pandangan berbeda dengan memprediksi pergerakan IHSG cenderung mendatar atau sideways. Secara teknikal, ia melihat indikator stochastic RSI yang mulai berbalik ke arah pivot serta penyempitan histogram negatif MACD.

Alrich memproyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran 6.000 hingga 6.300. Beberapa saham yang direkomendasikan untuk dicermati pelaku pasar pada pekan depan meliputi DEWA di rentang harga Rp 384-Rp 412, UNTR pada kisaran Rp 24.225-Rp 25.250, serta UNVR di level Rp 1.805-Rp 2.000.

Adapun pelemahan yang terjadi sepanjang pekan ini, menurut Herditya, dipicu oleh kombinasi faktor domestik dan eksternal. Sentimen yang menekan indeks antara lain hari perdagangan yang relatif singkat, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, proses rebalancing MSCI, hingga kekhawatiran pasar terhadap negosiasi AS-Iran.

Tekanan pada nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp 17.881 per dolar AS di pasar spot memang menjadi beban bagi pergerakan indeks. Meski demikian, Alrich menilai koreksi yang terjadi tidak terlalu dalam karena proses rebalancing MSCI telah diantisipasi lebih awal oleh para investor.

Secara sektoral, pelemahan terdalam dialami oleh saham sektor kesehatan. Sebaliknya, sektor infrastruktur berhasil mencatatkan penguatan paling signifikan di tengah dinamika pasar yang masih dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik global.

6b6f158f6fd40008fbc3c2da84867c1c.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai sebesar-besarnya Rp 500 miliar. Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan, buyback saham ini merupakan bagian dari strategi BRI untuk meningkatkan nilai pemegang saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap kekuatan fundamental kinerja perseroan serta prospek pertumbuhan jangka panjang…

318c1d3376bdfeb9e0cae93f67e33022.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak mixed pada perdagangan Jumat (12/6/2026), dengan indeks S&P 500 dan Dow Jones ditutup menguat tipis di tengah optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai di Timur Tengah. Pada perdagangan pukul 09.32 waktu setempat, indeks Dow Jones naik 303,74 poin atau 0,60% ke level 51.152,85. Sementara itu, S&P 500 menguat 0,18% menjadi 7.407,60. Berbeda dengan dua indeks tersebut,…

159b4b46f901e7419491e41d3bd9f2d4.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat dan Kembali ke level psikologis 6.000 pada perdagangan akhir pekan ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melesat 2,06% atau bertambah 121 poin ke level 6.007,65 pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026). Dengan demikian, akumulasi kenaikan IHSG sepekan perdagangan terakhir tembus 7,38%. Baca Juga: IHSG Kembali Ambruk 4,52% ke 5.342 di Awal Pekan, Cek…

46185737264ad78d05b613770da408fa.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali menembus level psikologis 6.000 pada penutupan perdagangan Jumat (12/6/2026), seiring meningkatnya optimisme pelaku pasar dan kembalinya aliran dana asing ke pasar saham domestik. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dihimpun melalui RTI, IHSG ditutup menguat 2,06% atau naik 121 poin ke posisi 6.007,65. Penguatan ini sekaligus memperpanjang tren positif bursa…

8dbbba5d7ef8f61b645cb91ce321a55b.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Danantara Indonesia, melalui Danantara Investment Management (DIM), menerbitkan obligasi global senilai US$ 1,5 miliar. Aksi korporasi itu dilakukan Danantara di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, tingginya ketidakpastian geopolitik, serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS). Dalam penerbitan surat utang global perdananya ini, nilai peak orderbook yang dikantongi DIM tercatat…