Showbiz

Sarwendah Tegaskan Syuting Horor, Tolak Keras Isu Pesugihan

14
×

Sarwendah Tegaskan Syuting Horor, Tolak Keras Isu Pesugihan

Sebarkan artikel ini
bantah-lakukan-pesugihan,-ternyata-ini-yang-dilakukan-sarwendah-di-gunung-kawi
bantah lakukan pesugihan, ternyata ini yang dilakukan sarwendah di gunung kawi

Jakarta – Isu negatif mengenai Sarwendah kembali mencuat di dunia hiburan Tanah Air. Ia dituduh terlibat praktik pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur, yang ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu spekulasi publik.

Menanggapi tuduhan tersebut, kuasa hukum Sarwendah memberikan klarifikasi tegas. Chris Sam Siwu menyatakan, “Klien kami menolak tegas bahwa framing lagi terhadap klien kami terkait pesugihan ini dilakukan oleh klien kami. Ya, jadi sudah ditegaskan sama klien kami, kami diminta untuk menyampaikan juga bahwa itu sekali lagi framing.”

Chris menjelaskan bahwa kedatangan Sarwendah ke Gunung Kawi hanya untuk urusan pekerjaan, yakni produksi konten hiburan bertema horor. Rekan kuasa hukum lainnya, Simon Abraham, menambahkan, “Jadi memang pada saat itu klien kami bersama timnya memang ke sana untuk aktivitas syuting. Podcast, jadi memang temanya horor begitu.”

Lebih lanjut, Chris menilai tuduhan pesugihan tidak masuk akal karena Sarwendah dikenal sebagai sosok pekerja keras dengan jadwal padat.

“Klien kami itu kalau bisa dilihat dia bekerja dari pagi sampai malam, pagi sampai malam. Bertolak belakang dengan pesugihan, pesugihan orang nggak usah kerja tiba-tiba datang semua itu sendiri uangnya,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Sarwendah aktif bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga dan anak-anaknya, yang sering terlihat melalui siaran langsung dan konten digital yang rutin dibuat hampir setiap hari.

“Dia benar-benar klien kami benar-benar bekerja dari pagi sampai malam sampai pagi lagi. Bisa dilihatlah di mungkin di TikTok live-nya gitu, jadi memang enggak masuk akal kalau dia pesugihan harus sampai bekerja sekeras itu,” tambah Chris.

Selain memberikan klarifikasi, tim kuasa hukum Sarwendah kini tengah mengumpulkan bukti terkait video dan unggahan yang dianggap menyudutkan klien mereka.

Jika ditemukan unsur fitnah atau pencemaran nama baik, mereka membuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum.