Bogor – Komedian dan aktor Boby Tince mengungkapkan pengalaman pahit di balik kegagalan bisnis travel umrah yang pernah dirintisnya. Ia harus menelan kerugian besar hingga terpaksa menjual seluruh aset berharganya demi menyelesaikan tanggung jawab kepada para jamaah.
Dalam sebuah tayangan di YouTube, Boby Rachman, nama asli Boby Tince, menceritakan bahwa bisnis travel umrah yang dijalankannya mulai menghadapi masalah sejak awal usaha. Ia menyebut persaingan ketat di industri perjalanan umrah dan haji membuat perusahaannya kesulitan membangun kepercayaan publik. Selain itu, biaya operasional yang terus membengkak setiap bulan menjadi beban berat.
“Branding, pembiayaan operasional kantor, tidak mencukupi dengan income yang didapat dari hasil travel. Apalagi travel baru kan gitu. Jadi kita nombokin terus nih tiap bulan, sampai akhirnya dua tahun berjalan sudah benar-benar gak bisa lagi bergerak,” ujar Boby.
Situasi semakin memburuk ketika Boby mengaku menjadi korban penipuan dari sejumlah pihak yang bekerja sama dengan bisnisnya, mulai dari vendor, agen perjalanan, hingga jamaah yang tidak menyelesaikan pembayaran. Kerugian yang dialami mencapai lebih dari Rp2 miliar.
“Sempat ditipu juga sama vendor, dibawa kabur sama agen, dibawa kabur jamaah gak bayar, pokoknya totalnya Rp2 miliar lebih,” katanya.
Di tengah kondisi sulit tersebut, Boby memilih langkah bertanggung jawab dengan menjual seluruh aset yang dimilikinya, termasuk dua rumah mewah di Jakarta dan dua unit mobil. Penjualan aset ini dilakukan untuk melunasi kewajiban kepada jamaah serta menyelesaikan utang yang masih tersisa.
“Mobil dua, rumah dua. Sudah. Ini mungkin juga kalau misalnya ada yang beli, karena saya masih ada sisa yang harus diselesaikan, Rp700 juta,” ungkapnya.
Keputusan menjual seluruh aset tersebut mengubah drastis kehidupan Boby. Jika sebelumnya ia tinggal di ibu kota dengan kehidupan yang cukup mapan, kini ia memilih menetap di kawasan pedesaan di Bogor bersama ibunda dan kedua anaknya.














