PolitikShowbiz

Ahmad Dhani Laporkan Peretasan Instagram, Tiga Korban Tertipu

35
×

Ahmad Dhani Laporkan Peretasan Instagram, Tiga Korban Tertipu

Sebarkan artikel ini
akun-instagramnya-diretas-dan-dipakai-nipu-jual-emas,-ahmad-dhani-lapor-polisi
akun instagramnya diretas dan dipakai nipu jual emas, ahmad dhani lapor polisi

Jakarta – Musisi sekaligus anggota DPR RI Ahmad Dhani melaporkan dugaan peretasan akun Instagram pribadinya ke Polres Metro Jakarta Selatan. Akun tersebut diduga dipakai untuk menipu dengan modus penjualan emas murah.

Kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, mengatakan laporan itu dibuat setelah muncul korban dari unggahan penjualan emas saat akun tersebut diretas.

“Jadi hari ini merespons menindaklanjuti apa yang kemarin disampaikan, karena kan waktu tenggang peretasan dari pagi sampai siang itu ternyata ada korban. Dan bukan hanya satu orang ternyata. Ada beberapa korban,” kata Aldwin di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis.

Aldwin menjelaskan, akun Instagram Ahmad Dhani sempat diretas lalu digunakan pelaku untuk mengunggah penawaran emas murah. Modus itu membuat sejumlah orang percaya dan melakukan transaksi.

“Jadi modus penipuannya itu, dia posting jualan emas dengan iming-iming harga murah, mengatasnamakan akun IG Mas Dhani. Orang wajar saja mungkin percaya karena ini akun verified,” ujarnya.

Ia menyebut ada tiga korban dengan total kerugian sementara sekitar Rp60 juta.

Karena itu, pihaknya meminta kepolisian mengusut kasus tersebut hingga tuntas. Selain merugikan korban, dugaan peretasan itu juga dinilai mencoreng nama baik Ahmad Dhani.

“Oleh karena itu, Mas Dhani dan saya sebagai kuasa hukumnya itu punya tanggung jawab moril bahwa ini harus diusut tuntas. Dan benar-benar bahwa akun dalam masa peretasan itu betul-betul memang di-hack,” kata dia.

Aldwin menambahkan, laporan yang dibuat berkaitan dengan dugaan akses ilegal atau peretasan akun digital. Pihaknya juga akan menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk notifikasi perubahan akses akun melalui surat elektronik.

“Tentu selanjutnya setelah laporan, proses pemanggilan saksi, BAP, juga kita nanti barang bukti kita akan sampaikan. Salah satunya peringatan melalui email,” ujar dia.