Lifestyle

Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan Cari Solusi Perlindungan Hak Anak

11
×

Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan Cari Solusi Perlindungan Hak Anak

Sebarkan artikel ini
e1abec2a14ae48a62572e17246d0c7db.jpg
e1abec2a14ae48a62572e17246d0c7db.jpg

Jakarta – Sarwendah mendatangi kantor Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (23/6). Kedatangan mantan istri Ruben Onsu tersebut didampingi oleh kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, guna melakukan konsultasi terkait hak-haknya sebagai seorang perempuan.

Chris Sam Siwu menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mencari solusi atas permasalahan yang tengah dihadapi kliennya. Fokus utama dari diskusi tersebut berkaitan dengan masa depan dan kepentingan kedua putri mereka, Thalia dan Thania.

Menurut Chris, kehadiran mereka di Komnas Perempuan murni untuk berdiskusi dan tidak memiliki maksud negatif atau agenda untuk menyudutkan pihak mana pun. Ia menekankan bahwa Sarwendah berhak menggunakan ruang perlindungan perempuan ini untuk menyampaikan aspirasinya.

Dalam pertemuan tersebut, Sarwendah menyampaikan kronologi lengkap terkait biduk rumah tangganya bersama Ruben Onsu kepada para komisioner. Penjelasan yang diberikan mencakup seluruh rangkaian peristiwa sejak awal pernikahan hingga proses perpisahan mereka.

Chris menyebut bahwa pihak Komnas Perempuan memberikan dukungan moral kepada Sarwendah dalam posisinya sebagai seorang perempuan. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak bertujuan untuk mencari siapa yang benar atau salah dalam perkara rumah tangga tersebut.

Tujuan utama dari konsultasi ini adalah untuk memastikan bahwa hak-hak Sarwendah sebagai perempuan dapat terpenuhi dengan baik. Segala informasi yang disampaikan kepada komisioner diklaim sesuai dengan fakta dan didukung oleh bukti-bukti yang ada.

Pihak kuasa hukum juga menyatakan apresiasinya atas keterbukaan Komnas Perempuan dalam menerima kehadiran mereka. Chris menyatakan bahwa seluruh tindakan ini dilakukan semata-mata demi menjaga kepentingan dan kebaikan kedua anak mereka.

Ia pun menambahkan bahwa pihaknya kini akan lebih membatasi pernyataan kepada publik. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan psikologis bagi anak-anak agar tidak terlalu tersorot oleh pemberitaan media.

Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah sendiri diketahui sempat mencuat ke publik. Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah adanya kendala bagi Ruben untuk menemui kedua putrinya.

Ruben sebelumnya merasa dipersulit dalam mengakses haknya sebagai ayah untuk bertemu anak-anaknya. Di sisi lain, pihak Sarwendah sempat menyinggung perihal nafkah bagi kedua anak mereka yang disebut tidak dipenuhi selama enam bulan terakhir.

Selain masalah nafkah, terdapat pula persoalan mengenai aset berupa rumah yang diduga dijadikan jaminan utang perusahaan milik Ruben Onsu. Permasalahan-permasalahan tersebut menjadi bagian dari kompleksitas hubungan pasca-perceraian mereka.

Sebagai informasi, Ruben Onsu dan Sarwendah telah resmi diputuskan bercerai oleh pengadilan pada 24 September 2024. Hingga saat ini, proses komunikasi antara kedua belah pihak masih terus menjadi perhatian publik karena menyangkut hak asuh dan kewajiban masing-masing pihak.