BeritaFenezeea

5 Makanan Khas Korea yang Sering Muncul di Drakor, Apa Aja ya?

481
×

5 Makanan Khas Korea yang Sering Muncul di Drakor, Apa Aja ya?

Sebarkan artikel ini
Foto: Internet

FENESIA- Siapa di sini yang sering menonton drakor alias drama Korea di waktu luang? Banyak orang yang tergila-gila dengan cerita unik dan romantis dalam drakor. Tak jarang, makanan lokal khas Korea Selatan muncul dalam setiap episodenya, menggugah selera dan membuat penasaran.

Jika Feeners penasaran , berikut daftar makanan khas Korea yang sering terlihat di layar kaca, diantaranya :

1. Tteokbokki

Tteokbokki - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Foto: Internet

Tteokbokki adalah jajanan kaki lima yang sangat populer di Korea, dan sering muncul dalam drakor. Hidangan ini terdiri dari kue beras yang dimasak dalam saus gochujang (pasta cabai merah Korea) dan kecap. Meskipun resepnya telah ada sejak ratusan tahun lalu, tteokbokki dengan saus merah pedas baru muncul pada tahun 1953 setelah perang Korea. Kini, tteokbokki sangat disukai di Indonesia juga karena rasanya yang khas dan enak, terutama jika disantap dalam keadaan hangat. Pernahkah Anda melihat tteokbokki dalam drakor favorit Anda?

2. Jajangmyeon

Resep Jajangmyeon Homemade Halal
Foto: Internet

Jajangmyeon, mie dengan saus kacang hitam, merupakan salah satu hidangan yang sangat populer di Korea dan sering muncul dalam drakor. Mie ini biasanya dimakan setelah hari yang melelahkan dan sering disajikan saat perayaan. Uniknya, jajangmyeon juga menjadi hidangan khas Black Day yang dirayakan pada 14 April oleh para lajang untuk merayakan ketidakhadiran hubungan romantis dalam hidup mereka. Mungkin Anda pernah melihat karakter di drakor menikmati jajangmyeon pada momen-momen penting?

3. Miyeokguk (Sup Rumput Laut)

Cara Membuat Miyeok Guk, Sup Rumput Laut a la Korea yang Lezat
Foto: Internet

Miyeokguk, sup rumput laut, adalah makanan tradisional yang sering disajikan pada hari ulang tahun atau setelah melahirkan di Korea. Kebiasaan ini berasal dari dinasti Goryeo, ketika masyarakat mengamati bahwa paus memakan rumput laut untuk pemulihan setelah melahirkan. Sup ini dipercaya kaya nutrisi yang bermanfaat untuk perawatan pascamelahirkan dan menyusui. Miyeokguk juga menghormati Samsin Halmoni, dewi persalinan dalam mitologi Korea.