London – Legenda sepak bola Inggris, Kevin Keegan, meninggal dunia pada usia 75 tahun di kediamannya, Selasa (21/7/2026), setelah berjuang melawan kanker stadium empat yang telah menyebar ke seluruh tubuhnya.
Dilansir dari BBC, pihak keluarga mengonfirmasi bahwa sosok ikonik tersebut mengembuskan napas terakhir dengan tenang saat didampingi oleh istri serta putri-putrinya.
Kematian sang mantan pemain tersebut terjadi hanya tujuh minggu setelah ia secara terbuka mengungkapkan diagnosa penyakit yang dideritanya kepada publik.
Kevin Keegan dikenang luas sebagai salah satu talenta paling brilian dalam sejarah sepak bola Inggris berkat pencapaian luar biasanya di level domestik maupun internasional.
Sepanjang karier bermainnya, ia pernah memperkuat klub-klub besar dunia seperti Liverpool, Hamburg, Southampton, dan Newcastle United.
Bersama Liverpool, ia berhasil mengamankan gelar juara Liga Inggris, Piala FA, serta trofi Piala Eropa yang prestisius.
Ketajamannya di lapangan semakin diakui dunia internasional saat ia membela Hamburg di Bundesliga dengan meraih penghargaan Ballon d Or sebanyak dua kali berturut-turut pada tahun 1978 dan 1979.
“Kevin, seorang pemenang dua kali Ballon d Or, adalah sosok suami, ayah, dan kakek yang sangat dicintai,” kata perwakilan keluarga.
“Kami ingin berterima kasih kepada tim medis luar biasa yang telah mendukung Kevin, ini adalah masa yang sangat sulit dan kami memohon ruang serta privasi,” ujar pihak keluarga kembali menambahkan.
Selain karier pemainnya, ia juga meninggalkan warisan besar sebagai manajer yang mengubah wajah sepak bola di Newcastle United.
Ia dikenal sebagai arsitek era kejayaan The Entertainers yang mendominasi panggung Premier League pada pertengahan tahun 90-an.
Pengaruh strategis dan kepemimpinannya di St James Park tercatat sangat mendalam, bahkan pelatih Newcastle United saat ini, Eddie Howe, sempat meminta nasihat darinya pada tahun 2021.
Pihak klub Newcastle United memberikan penghormatan resmi atas dedikasi dan kontribusi besar yang telah ia berikan selama masa hidupnya.
“Kevin bukan sekadar pesepak bola dan manajer legendaris, dia adalah jantung dari Newcastle United bagi banyak generasi suporter,” tulis pernyataan resmi klub tersebut.
Pihak manajemen klub menekankan bahwa dampak yang diberikan oleh Kevin Keegan tidak dapat diukur hanya melalui statistik penampilan atau sekadar hasil pertandingan di atas lapangan hijau.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi komunitas sepak bola dunia yang kehilangan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah olahraga tersebut.







