Padang – Upaya memperkuat edukasi kesehatan dan mendorong pola hidup sehat di masyarakat terus digencarkan Pemerintah Kota Padang. Langkah strategis ini terlihat saat Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima kunjungan kerja mantan Wakil Menteri Kesehatan I Malaysia, Datuk Dr. Noor Azmi, di Lapak Warung Cokro, Sabtu (4/7/2026).
Dalam agenda tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurania Yati, meninjau langsung pelaksanaan edukasi serta pemeriksaan kesehatan gratis yang dihelat oleh Amway. Masyarakat yang hadir mendapatkan layanan pengecekan asam urat, kadar gula darah, kolesterol, hingga pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT).
Fadly Amran memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi swasta dan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat yang dinilai sejalan dengan program unggulan Pemko Padang.
“Ini bukti komitmen Pemko terhadap program Padang Melayani, khususnya melalui aktivasi Dokter Warga untuk mendekatkan pelayanan kesehatan agar lebih mudah diakses dan merata,” ujar Fadly Amran.
Ia menambahkan, kehadiran Datuk Dr. Noor Azmi yang merupakan tokoh sentral penanganan pandemi COVID-19 di Malaysia, memberikan nilai tambah signifikan. Kehadirannya memberikan edukasi mendalam perihal urgensi tindakan pencegahan penyakit.
Di sisi lain, Executive Diamond Amway, Yenni Gunawan, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya terhadap kesehatan masyarakat, dengan fokus utama pada kesehatan usus.
“Kami ingin membangun lingkungan masyarakat yang peduli terhadap kesehatan usus melalui edukasi selama dua hari,” jelas Yenni.
Ia menyoroti pentingnya edukasi ini mengingat posisi Indonesia yang saat ini menempati peringkat keempat dunia untuk kasus kanker usus, dengan potensi kenaikan ke peringkat ketiga. Dalam kesempatan yang sama, Yenni turut memaparkan profil produk Nutrilite yang telah berusia 90 tahun.
Ia menekankan keunggulan produk yang mencakup bahan alami bersertifikasi, jaminan halal, serta adanya dukungan garansi produk. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menekan angka penyakit tidak menular di Kota Padang melalui pendekatan preventif yang inklusif.







