Jerez – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil impresif pada seri balapan Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez, Minggu (26/4/2026). Memulai balapan dari posisi ke-17, Veda berhasil melakukan manuver agresif untuk finis di peringkat ke-6.
Penampilan gemilang pembalap asal Gunungkidul ini menjadikannya debutan terbaik dalam gelaran tersebut. Ketangkasan Veda terlihat sejak awal lap, di mana ia mampu memanfaatkan insiden yang menimpa Matteo Bertelle untuk mulai merangsek masuk ke zona poin.
Memasuki putaran kedua, Veda sudah berhasil melonjak ke posisi ke-12. Konsistensinya terus terjaga hingga pada putaran keenam, ia berhasil menembus peringkat delapan besar. Puncaknya, saat balapan menyisakan tujuh putaran, Veda kembali memperbaiki posisi hingga menduduki urutan ke-7 dan sempat terlibat duel sengit dengan Alvaro Carpe demi memperebutkan posisi lima besar.
Sementara itu, persaingan di barisan depan dikuasai oleh Maximo Quiles yang akhirnya keluar sebagai pemenang. Posisi kedua ditempati oleh Agusto Fernandez, diikuti oleh David Munoz di posisi ketiga.
Selama jalannya balapan sebanyak 19 putaran, tensi tinggi mewarnai persaingan para pembalap papan atas. Pembalap seperti Brian Uriarte dan Hakim Danish juga sempat memberikan perlawanan ketat, namun Veda mampu menunjukkan kelasnya dengan bertahan di grup depan hingga garis finis.
Keberhasilan Veda mengamankan posisi ke-6 dari barisan belakang menjadi sinyal positif bagi kariernya di ajang Moto3. Performanya di Jerez membuktikan potensi besar pembalap Indonesia dalam bersaing di kancah balap motor dunia. Hasil impresif ini sekaligus mempertegas bahwa Veda adalah ancaman serius bagi para rivalnya dalam perebutan status debutan terbaik sepanjang musim 2026.







