EcozonePolitik

TB Hasanuddin Dorong Diplomasi Aktif Redam Perang Dunia!

131
×

TB Hasanuddin Dorong Diplomasi Aktif Redam Perang Dunia!

Sebarkan artikel ini
tb-hasanuddin-minta-indonesia-optimalkan-diplomasi-antisipasi-perang-dunia-ketiga-pecah
tb hasanuddin minta indonesia optimalkan diplomasi antisipasi perang dunia ketiga pecah

Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin, mendesak pemerintah untuk mengoptimalkan diplomasi perdamaian Indonesia di forum internasional.

Dorongan ini menyusul peringatan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tentang potensi Perang Dunia III.

“Indonesia memiliki posisi moral dan politik yang kuat sebagai negara nonblok dan pengusung perdamaian dunia. Peran ini harus terus dioptimalkan,” tegas Tb Hasanuddin, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, peringatan SBY harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak terkait, termasuk pemerintah dan parlemen.

Indonesia memang tidak bisa mencegah perang dunia sendirian.

Namun, Indonesia memiliki ruang dan peran strategis melalui diplomasi dan perdamaian internasional.

Tb Hasanuddin juga mendorong Kementerian Luar Negeri untuk mengaktifkan seluruh jajaran diplomatik Indonesia di berbagai forum internasional, terutama di PBB.

Tujuannya adalah membangun suasana damai serta mendorong dialog dan deeskalasi konflik global.

Ia juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali organisasi masyarakat sipil dan LSM perdamaian, seperti gerakan Gong Perdamaian.

“Upaya perdamaian tidak cukup hanya melalui pemerintah. Partisipasi masyarakat sipil dan gerakan perdamaian juga harus diperkuat,” katanya.

Diplomasi parlemen juga dinilai penting dalam menjaga stabilitas global.

Hal ini dapat dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan parlemen negara lain untuk mendorong dialog dan memperkuat komitmen bersama terhadap perdamaian dunia.

Sebelumnya, SBY melalui akun media sosial X @SBYudhoyono pada Senin (19/1/2026) menilai dinamika global saat ini menunjukkan tanda-tanda mirip dengan situasi dunia menjelang Perang Dunia I dan II.

“Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah. Tapi, day by day, ruang dan waktu untuk mencegahnya menjadi semakin sempit,” tulis SBY.

Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan global.

Hal ini mendorong berbagai pihak di Indonesia untuk mempertimbangkan peran strategis negara dalam menjaga perdamaian dunia.

Indonesia dikenal sebagai negara pendiri Gerakan Non-Blok dan aktif dalam berbagai misi perdamaian PBB.