Padang – Ketua Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Adrian Tuswandi, menegaskan pentingnya pelaksanaan asesmen secara profesional dalam lingkungan Pemerintah Kota Padang.
Ia menekankan bahwa hanya pejabat dengan kesiapan mental dan integritas yang mampu mendukung arah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran.
“Asesmen digelar tentunya untuk peningkatan kualitas pejabat Pemko. Kiblat tentu harus satu, ini didasari untuk membantu program Bro Wako lima tahun ke depan,” tegas Adrian atau yang biasa disapa Toaik, Rabu (16/4/2025) di Padang.
Toaik secara terbuka menyatakan bahwa pejabat yang tidak siap menghadapi arah baru pemerintahan sebaiknya mengundurkan diri.
Ia juga mengingatkan bahwa proses asesmen bukan sekadar formalitas, tetapi harus menjadi penentu utama dalam restrukturisasi jabatan.
“Jika tidak siap dan tidak bisa menyesuaikan dengan nahkoda Bro Wako ini, silakan mundur saja!” ucapnya serius.
Proses asesmen yang direncanakan pada 22-24 Maret 2025 ini berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) Wali Kota Padang nomor 800.1.14.1/17/BKPSDM-PDG/SPT/2025, dengan tujuan utama memperkuat SDM dan meningkatkan efisiensi kinerja.
Toaik juga menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan integritas dalam pelaksanaan asesmen, demi membentuk kesatuan visi antar pejabat untuk mewujudkan kejayaan Kota Padang.
“Harapannya tentu besar untuk mewujudkan tagline Bro Wako Fadly Amran, yakni ‘SATUJUAN untuk kejayaan Kota Padang’,” tutupnya.







