Parung Panjang – Aksi protes sopir truk tambang melumpuhkan lalu lintas di Jalan Legok, perbatasan Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor, Kamis (18/9/2025) malam. Kemacetan total terjadi selama lebih dari tiga jam.
Para sopir memarkir truk mereka di jalan sebagai bentuk protes terhadap pembatasan jam operasional. Antrean kendaraan mencapai dua kilometer.
“Para sopir ini menentang kebijakan pembatasan jam operasional,” ujar Udin (45), warga Desa Cirarab, Legok.
Aksi blokade jalan berlangsung sejak pukul 18.15 hingga 20.45 WIB. Warga yang resah meminta para sopir menghentikan aksi mereka.
Para sopir kemudian menertibkan truk mereka yang sebelumnya diparkir di tengah jalan.
Sebelumnya, petugas Dishub menghentikan truk yang akan melintas di Jalan Sudamanik, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.







