Jakarta – PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 35 miliar bagi para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Kamis (11/6).
Setiap pemegang saham akan menerima dividen dengan nilai Rp 11,42 per lembar saham. Manajemen perseroan menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada investor di tengah kondisi keuangan yang stabil dan prospek bisnis yang menjanjikan.
Keputusan pembagian dividen ini diambil setelah mempertimbangkan fundamental usaha yang kuat serta likuiditas perusahaan yang memadai. Selain itu, manajemen telah menyelesaikan sejumlah proyek investasi strategis yang dijalankan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
Direktur Utama PT Samator Indo Gas Tbk, Rachmat Harsono, menyatakan bahwa perseroan saat ini telah memasuki fase optimalisasi aset. Tahapan tersebut tercapai setelah perusahaan merampungkan berbagai ekspansi kapasitas produksi serta memperluas jaringan distribusi secara nasional.
Menurut Rachmat, penyelesaian proyek-proyek tersebut memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perseroan untuk meningkatkan pengembalian kepada para pemegang saham. Hal itu disampaikannya melalui keterangan resmi perseroan pada Kamis (11/6).
Optimisme manajemen terhadap kinerja keuangan perusahaan juga didukung oleh catatan operasional yang terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun ini. Pada kuartal I 2026, Samator berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan, yakni lebih dari empat kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Lonjakan kinerja keuangan tersebut didorong oleh peningkatan volume penjualan serta kenaikan utilisasi aset operasional. Selain itu, program efisiensi dan inisiatif operational excellence yang dijalankan secara konsisten turut berkontribusi besar terhadap pencapaian laba tersebut.
Sebagai pemimpin di industri gas nasional, Samator berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya di berbagai sektor strategis. Perusahaan kini mulai mengalihkan fokus pada pengembangan produk dengan nilai tambah tinggi, termasuk produk specialty gas dan solusi gas terintegrasi.
Langkah strategis ini dilakukan guna meningkatkan kualitas pendapatan sekaligus menangkap peluang pertumbuhan baru di pasar. Ke depan, perseroan akan tetap menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui optimalisasi aset yang telah terbangun serta peningkatan efisiensi operasional.
Penguatan layanan pelanggan serta pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan industri nasional juga menjadi prioritas utama. Hingga saat ini, Samator mengoperasikan jaringan distribusi gas terbesar di Indonesia yang mencakup 60 pabrik gas industri dan 103 filling station. Seluruh fasilitas tersebut tersebar luas di 30 provinsi di seluruh wilayah Indonesia untuk mendukung kebutuhan industri nasional.







