Life

Pramono Anung: Siswa SMAN 72 Jakarta Bebas Pilih Daring/Luring

96
×

Pramono Anung: Siswa SMAN 72 Jakarta Bebas Pilih Daring/Luring

Sebarkan artikel ini
11e10b5150dc9e0bbd4d2d22dc0a66da.jpg
11e10b5150dc9e0bbd4d2d22dc0a66da.jpg

Jakarta – Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan kebebasan kepada siswa SMAN 72 Jakarta untuk memilih metode pembelajaran daring atau luring. Kebijakan ini dikeluarkan setelah insiden ledakan yang terjadi di sekolah tersebut pada Jumat, 7 November 2025 pekan lalu.

Pramono menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Jakarta terkait kegiatan belajar mengajar pasca-ledakan. Pemerintah sepakat memberikan opsi pembelajaran daring maupun luring kepada pihak sekolah dan siswa.

Saat ini, kegiatan belajar di SMAN 72 Jakarta berlangsung secara daring. Namun, Pramono mengungkapkan bahwa peserta didik telah meminta agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal karena kondisi sekolah sudah pulih dan aman.

Gubernur menyetujui permintaan tersebut. “Untuk itu saya menyetujuinya. Mudah-mudahan minggu depan sudah (normal) sepenuhnya,” ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu dalam keterangan tertulis pada Jumat, 14 November 2025.

Selain itu, Pramono juga menanggapi kabar mengenai terduga pelaku ledakan yang berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH). Terduga pelaku disebut-sebut merupakan siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) di SMAN 72. Pramono menyatakan tidak ingin terburu-buru mencabut KJP siswa tersebut jika memang benar ia penerima program bantuan pendidikan itu.

Pramono menegaskan bahwa setiap penerima KJP adalah pelajar dari keluarga yang membutuhkan bantuan pemerintah. “Jadi saya belum memutuskan apa pun tentang hal itu,” katanya.

Ledakan di SMAN 72 terjadi saat siswa dan guru melaksanakan salat Jumat pada 7 November 2025. Ledakan pertama terjadi di musala lantai tiga, disusul ledakan kedua beberapa menit kemudian dari area belakang kantin.

Polisi yang mendatangi lokasi kejadian menemukan senjata api mainan yang bertuliskan nama tiga pelaku penembakan masjid di luar negeri: Brenton Tarrant, Alexandre Bissonnette, dan Luca Traini. Petugas juga menemukan bahan peledak rakitan.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, terduga pelaku merupakan salah seorang siswa di SMAN 72 Jakarta. Ia disebut merasa kesepian dan tidak memiliki ruang untuk menyampaikan keluh kesah kepada teman maupun keluarga.

Anak berhadapan dengan hukum yang diduga menjadi pelaku masih menjalani perawatan intensif. “Yang bersangkutan masih dirawat. Sudah menjalani satu kali operasi tindakan medis dan kini menjalani operasi kedua,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Iman Imanuddin.

Polisi menyebut ABH tersebut berpotensi dijerat Pasal 80 ayat 2 juncto Pasal 76C Undang-Undang Perlindungan Anak, Pasal 355 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Pasal 187 KUHP, serta Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

89cdc83b2ef262c6a983d187cdd9fc78.jpg
Life

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) terus mengalami perlambatan tahun ini. Usai meningkatnya bunga acuan (BI Rate) ke level 5,5%, perlambatan KKB dikhawatirkan akan terus berlanjut. Data Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran KKB pada beberapa bulan terakhir ini masih mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan periode sama di tahun lalu. Misalnya pada April 2026, BI mencatat penyaluran KKB terkontraksi 9%…