Berita

China Kerahkan Jembatan Apung Canggih Evakuasi 6.000 Korban Banjir Guigang

8
×

China Kerahkan Jembatan Apung Canggih Evakuasi 6.000 Korban Banjir Guigang

Sebarkan artikel ini
jembatan-apung-canggih-evakuasi-ribuan-warga-china-terjebak-banjir
jembatan apung canggih evakuasi ribuan warga china terjebak banjir

Guigang – Pemerintah China mengerahkan teknologi jembatan apung bertenaga mandiri untuk mengevakuasi ribuan orang yang terjebak banjir besar di wilayah Guangxi.

Sebanyak 6.000 pelajar dan staf pengajar di kompleks pendidikan Guigang berhasil diselamatkan setelah terisolasi selama beberapa hari akibat curah hujan ekstrem.

Banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Selasa (7/7) malam telah mengisolasi lebih dari sepuluh ribu orang saat ketinggian air terus melonjak.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyebut jembatan ponton tersebut berfungsi sebagai kapal penyelamat yang menyediakan jalur evakuasi terapung bagi warga terdampak.

Tim penyelamat dari China Anneng Group merespons cepat dengan mengerahkan platform apung yang mampu dirakit hanya dalam waktu sepuluh menit.

Teknologi yang dijuluki sebagai “kapal induk penyelamat” ini menggabungkan dua unit kapal dengan kapasitas angkut 300 hingga 400 orang per perjalanan.

Kepala Departemen Penyelamatan Darurat Biro I China Anneng Group, Bian Fang, menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan tiga unit kapal secara rotasi.

Strategi ini diterapkan untuk menembus medan evakuasi yang dipenuhi rintangan, seperti pepohonan dan lorong sempit antar-gedung sekolah.

Operasi evakuasi berlangsung selama kurang dari 20 jam dengan mengutamakan keselamatan saat hari terang.

Dekan Kemahasiswaan Politeknik Vokasi Logistik Guangxi, Lin Feng, mengonfirmasi bahwa tim menghentikan evakuasi saat malam hari untuk meminimalkan risiko bahaya.

Salah satu mahasiswa, Qin Zhiyong, mengaku sempat terjebak selama tiga hari dua malam dengan persediaan makanan yang sangat terbatas.

Ia mengungkapkan perasaan lega yang mendalam saat tim penyelamat tiba dan berhasil mengevakuasi mereka ke lokasi yang aman.

Seluruh warga yang dievakuasi kini dipastikan dalam kondisi selamat, meski dalam keadaan lelah pasca-insiden tersebut.