Ecozone

Prabowo Yakin Indonesia Jadi Magnet Investasi Global di Masa Depan

146
×

Prabowo Yakin Indonesia Jadi Magnet Investasi Global di Masa Depan

Sebarkan artikel ini
524197a94f33629b45a22bc3d107a0bc.jpg
524197a94f33629b45a22bc3d107a0bc.jpg

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia akan menjadi salah satu tujuan utama investasi global. Keyakinan ini didasari pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil dan potensi sumber daya alam yang melimpah. Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam dialog bersama Ketua dan Pemimpin Redaksi Forbes Media, Steve Forbes, di rangkaian Forbes Global CEO Conference bertajuk “The World Pivot” di St. Regis Jakarta, Rabu (15/10/2025) malam.

Prabowo menilai, daya tarik Indonesia bagi investor asing tak lepas dari ekonomi yang terus bertumbuh. Peningkatan daya beli masyarakat akan menjadi pendorong ekonomi nasional, sekaligus membuka peluang investasi baru.

“Ekonomi kita sedang tumbuh, dan jika masyarakat memiliki uang, apa yang mereka lakukan? Mereka akan membeli sepatu, pakaian, memperbaiki rumah, membeli sepeda motor atau televisi. Inilah cara ekonomi bergerak,” ujar Prabowo dalam forum tersebut.

Selain pasar domestik yang besar, Indonesia juga memiliki potensi luar biasa di sektor sumber daya alam, khususnya mineral kritis yang esensial untuk transisi energi global. Prabowo menyebut Indonesia menempati posisi nomor satu di dunia untuk nikel, dan mungkin nomor empat atau lima untuk bauksit.

Presiden juga menyoroti peluang investasi di sektor energi, terutama eksplorasi minyak dan gas (migas). Ia mengungkapkan, ada puluhan ribu sumur tua yang masih bisa dioptimalkan dengan teknologi baru.

“Kita butuh lebih banyak eksplorasi minyak dan gas, lebih banyak pengeboran. Kita menemukan sekitar 30.000 sampai 40.000 sumur tua yang bisa meningkatkan hasil dengan teknologi baru,” tambahnya.

Dengan berbagai potensi tersebut, Prabowo menegaskan, Indonesia memiliki ruang luas untuk investasi baru, baik di sektor energi maupun industri hilir mineral. Ia optimistis kondisi ini akan menarik minat investor global, terutama di tengah perlambatan ekonomi yang melanda banyak negara.

“Banyak negara sekarang tidak tumbuh sama sekali, hanya 1% atau 2%. Sementara kita masih tumbuh 5% per tahun,” kata Prabowo, seraya menambahkan bahwa Indonesia beruntung namun harus mengelola sumber daya dengan lebih baik.

Prabowo menekankan bahwa tugas pemerintah ke depan adalah memastikan pengelolaan sumber daya dilakukan secara efisien dan berkelanjutan, sehingga manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

“Kita dikaruniai sumber daya melimpah, tapi tantangan kita adalah mengelolanya dengan bijak. Saya yakin, jika kita disiplin dan transparan, Indonesia akan menjadi magnet investasi dunia,” pungkasnya.