Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp31,3 triliun sejak Oktober 2025 melalui upaya aparat penegak hukum.
Prabowo menegaskan nominal tersebut sangat signifikan. Dana itu disebut mampu membiayai perbaikan lebih dari 500 ribu rumah masyarakat berpenghasilan rendah atau merenovasi 34 ribu sekolah di seluruh Indonesia.
“Ini angka yang sangat besar. Dengan uang ini kita bisa memperbaiki 34 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Tahun lalu kita baru berhasil memperbaiki 17 ribu sekolah,” ujar Prabowo saat memberikan arahan dalam acara penyerahan uang denda administratif kehutanan oleh Satgas PKH di Kejaksaan Agung, Jumat (10/4).
Ia merinci, total Rp31,3 triliun tersebut merupakan akumulasi dari penyitaan uang negara dalam beberapa tahap. Pada Oktober 2025, pemerintah menyita Rp13,2 triliun, disusul Rp6,7 triliun pada Desember, dan Rp11,4 triliun yang diserahkan pada hari ini.
Selain uang tunai, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) juga berhasil mengembalikan aset negara dari sektor kehutanan dengan nilai mencapai Rp370 triliun. Angka tersebut setara dengan 10 persen dari total APBN yang sebesar Rp3.700 triliun.
Prabowo menilai, aset sebesar Rp370 triliun tersebut memiliki potensi besar untuk memodernisasi seluruh sekolah di Indonesia, termasuk melengkapinya dengan fasilitas digitalisasi yang cerdas.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Satgas PKH atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mengamankan aset negara.Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp31,3 triliun sejak Oktober 2025 melalui upaya aparat penegak hukum.
Prabowo menegaskan nominal tersebut sangat signifikan. Dana itu disebut mampu membiayai perbaikan lebih dari 500 ribu rumah masyarakat berpenghasilan rendah atau merenovasi 34 ribu sekolah di seluruh Indonesia.
“Ini angka yang sangat besar. Dengan uang ini kita bisa memperbaiki 34 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Tahun lalu kita baru berhasil memperbaiki 17 ribu sekolah,” ujar Prabowo saat memberikan arahan dalam acara penyerahan uang denda administratif kehutanan oleh Satgas PKH di Kejaksaan Agung, Jumat (10/4).
Ia merinci, total Rp31,3 triliun tersebut merupakan akumulasi dari penyitaan uang negara dalam beberapa tahap. Rinciannya, Rp13,2 triliun pada Oktober 2025, Rp6,7 triliun pada Desember, dan Rp11,4 triliun yang diserahkan hari ini.
Selain uang tunai, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) juga berhasil mengembalikan aset negara dari sektor kehutanan dengan nilai mencapai Rp370 triliun. Angka tersebut setara dengan 10 persen dari total APBN yang sebesar Rp3.700 triliun.
Menurut Prabowo, aset sebesar Rp370 triliun tersebut memiliki potensi besar untuk memodernisasi seluruh sekolah di Indonesia, termasuk melengkapinya dengan fasilitas digitalisasi yang cerdas.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Satgas PKH atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mengamankan aset negara.







