BeritaPolitik

Prabowo Genjot Program MBG: Berantas Stunting, Gerakkan Ekonomi Rakyat!

67
×

Prabowo Genjot Program MBG: Berantas Stunting, Gerakkan Ekonomi Rakyat!

Sebarkan artikel ini
prabowo-bakal-lanjutkan-program-mbg:-daripada-uang-dikorupsi,-lebih-baik-untuk-makan-rakyat
prabowo bakal lanjutkan program mbg: daripada uang dikorupsi, lebih baik untuk makan rakyat

Bogor – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, program ini adalah wujud keberpihakan negara pada rakyat, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

Prabowo menyampaikan hal ini di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2026).

MBG bukan hanya soal mengatasi gizi buruk dan stunting.

Lebih dari itu, program ini adalah bagian dari strategi pembangunan SDM dan penggerak ekonomi rakyat.

Di tengah kritik dan tantangan fiskal, Presiden menekankan bahwa program ini adalah prioritas.

Alasannya, MBG menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” tegas Prabowo.

Prabowo juga menyoroti dampak ekonomi dari MBG.

Program ini diyakini bisa menciptakan lapangan kerja di berbagai sektor.

“MBG nanti di puncaknya kita akan punya 31 ribu dapur. Tiap dapur mempekerjakan 50 orang. Itu sudah 1,5 juta kerja,” ujarnya.

Menanggapi kritik, Presiden mengakui adanya kekurangan.

Namun, pemerintah telah mengambil langkah tegas untuk melakukan penertiban.

“Ada seribu, lebih seribu (dapur) yang sudah kita tutup,” ungkapnya.

Prabowo menegaskan, pembiayaan program ini bukan dari utang baru.

Melainkan dari efisiensi dan pengurangan kebocoran anggaran.

“Uang kita ada. Tinggal kita organisir, kita kurangi kebocoran,” tegas Prabowo.

Menurut Presiden, kebijakan ini akan memastikan manfaat ekonomi dirasakan masyarakat luas.

Terutama kelompok bawah yang selama ini belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan.

“Rakyat kita sebagian besar sudah terlalu lama tidak menikmati kebaikan daripada ekonomi kita,” pungkas Prabowo.