Berita

Polres Lamongan Catat Penurunan Kejahatan, Kasus Narkoba Alami Kenaikan

108
×

Polres Lamongan Catat Penurunan Kejahatan, Kasus Narkoba Alami Kenaikan

Sebarkan artikel ini
89577cc331a6a912d3fd3fd3a734824d.jpg
89577cc331a6a912d3fd3fd3a734824d.jpg

Lamongan – Kabar baik bagi warga Lamongan. Polres Lamongan mengumumkan penurunan angka kriminalitas sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Tercatat 617 kasus pidana pada 2025, turun signifikan dari 776 kasus pada 2024.

Penegakan Hukum dan Kamtibmas Jadi Kunci

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menjelaskan, penurunan ini adalah buah dari optimalisasi kinerja kepolisian dalam penegakan hukum serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Secara umum, angka kriminalitas berhasil ditekan, namun dinamika gangguan kamtibmas tetap menjadi perhatian kami,” ujar Agus dalam konferensi pers, Senin (29/12).

Dari 617 kasus pidana yang ditangani, 556 kasus berhasil diungkap atau diselesaikan. Polisi juga mengamankan 402 tersangka, menurun dibandingkan 601 orang pada 2024.

Curanmor, Penipuan, dan Penganiayaan Mendominasi

Data kepolisian menunjukkan tiga jenis kejahatan yang paling banyak terjadi adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 128 kasus, penipuan dan perbuatan curang 86 kasus, serta penganiayaan 55 kasus.

Tak hanya itu, Polres Lamongan juga mengungkap empat kasus tindak pidana korupsi dengan potensi kerugian negara mencapai Rp649,79 juta.

Narkoba Meningkat, Lalu Lintas Mengkhawatirkan

Di sisi lain, pemberantasan narkoba menunjukkan peningkatan. Satresnarkoba Polres Lamongan mencatat 110 kasus narkoba pada 2025, naik dari 73 kasus pada 2024. Jumlah tersangka juga meningkat dari 88 menjadi 137 orang.

Barang bukti yang disita meliputi ganja 212,38 gram, sabu-sabu 441,8 gram, pil ekstasi 28 gram, pil daftar G sebanyak 26.274 butir, serta uang tunai Rp9,81 juta.

Sementara itu, pelanggaran lalu lintas melonjak drastis menjadi 103.672 kasus dibandingkan 41.368 kasus pada 2024. Kecelakaan lalu lintas juga naik dari 1.203 menjadi 1.340 kejadian.

Namun, ada sedikit kabar baik, korban meninggal dunia menurun dari 203 menjadi 159 orang.

Polres Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan langkah preventif dan penegakan hukum demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.