Berita

Polisi Tangkap Jukir Liar Tanah Abang, Diduga Lakukan Pemerasan

72
×

Polisi Tangkap Jukir Liar Tanah Abang, Diduga Lakukan Pemerasan

Sebarkan artikel ini
tukang-parkir-liar-di-tanah-abang-ditangkapi-meski-rano-sempat-bilang-‘tak-apa-apa-setahun-sekali’
tukang parkir liar di tanah abang ditangkapi meski rano sempat bilang ‘tak apa apa setahun sekali’

Jakarta – Juru parkir (jukir) liar di Pasar Tanah Abang jadi sorotan. Mereka mematok tarif parkir hingga Rp100 ribu.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, turun tangan. Pemprov DKI koordinasi dengan polisi untuk pengamanan.

“Saya mengikuti apa yang terjadi di Tanah Abang dan kemudian kan sudah dikoordinasikan juga dengan Kepolisian, sudah diambil tindakan,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh penertiban. Tujuannya, agar pengunjung pasar tidak jadi korban.

Polisi telah menangkap delapan orang pada Senin (16/2/2026). Mereka diduga memungut biaya parkir hingga Rp100 ribu.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, mengatakan polisi langsung melakukan penertiban setelah mendapat informasi.

“Kami telah mengambil tindakan terkait video viral jukir meminta uang parkir sebesar Rp100 ribu. Dari delapan yang kita amankan ada satu jukir yang viral,” kata Dhimas, Selasa (17/2/2026).

Jukir liar diduga melakukan pemerasan. Mereka akan ditindak sesuai aturan.

Polisi juga melakukan tes urine. Ada indikasi jukir menggunakan narkotika.

“Kami juga masih menunggu pemeriksaan urine para jukir apakah mereka urine mereka positif atau tidak konsumsi narkoba,” imbuh Dhimas.

Camat Tanah Abang, Dwiarti Indriani Utami, mengatakan jukir yang diamankan adalah warga Tanah Abang. Mereka diamankan di empat titik.

“Kami bersama jajaran Polsek Tanah Abang, Suku Dinas Perhubungan Jakpus, dan jajaran kecamatan kerahkan 80 personil dalam menjaga ketertiban di wilayah Pasar Tanah Abang,” kata Utami.

Puluhan petugas gabungan diterjunkan untuk mencegah pemerasan oleh jukir.