Berita

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

56
×

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
pertamina-perkuat-budaya-hemat-energi,-dari-kantor-hingga-program-untuk-masyarakat
pertamina perkuat budaya hemat energi, dari kantor hingga program untuk masyarakat

Jakarta – PT Pertamina (Persero) berkomitmen menerapkan penghematan energi sebagai budaya perusahaan. Ini berlaku di lingkungan kerja dan operasional.

Berbagai inisiatif dilakukan untuk mendorong budaya hemat energi. Tujuannya mengajak masyarakat berpartisipasi dalam penggunaan energi yang lebih bijak.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan penghematan energi adalah bagian dari komitmen mendukung keberlanjutan energi.

“Gerakan bersama menghemat energi makin diperlukan untuk mendukung upaya Pemerintah,” ujarnya. Ini penting dalam menjaga keberlanjutan energi di tengah dinamika geopolitik global.

Penggunaan energi secara bijak, terutama BBM dan LPG, menjadi sangat penting saat ini. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden dan Menteri ESDM. Tujuannya memitigasi dampak geopolitik pada pasokan energi dunia.

Salah satu upaya penghematan energi di Pertamina adalah mendorong pekerja menggunakan transportasi publik.

Pertamina menyediakan shuttle bus dari kantor ke lokasi transportasi umum seperti stasiun dan halte bus. Fasilitas ini memudahkan pekerja mengakses transportasi publik seperti kereta commuter line.

Akses transportasi massal juga diterapkan di berbagai unit kerja Pertamina di daerah. Untuk kegiatan di dalam kota, pekerja didorong menggunakan kendaraan kantor bersama-sama.

Selain itu, efisiensi energi diterapkan sebagai budaya hidup sehat melalui program “Sehat Bugar dan Senang” (SEBUSE).

Pekerja Pertamina berolahraga di sela aktivitas, seperti berjalan kaki ke halte bus atau stasiun. Sebagian pekerja juga menjalankan Bike to Work.

Pertamina juga menularkan budaya efisiensi energi ke masyarakat melalui berbagai aktivitas. Salah satunya adalah program Mudik Bersama dan Balik Bersama. Program ini menyediakan transportasi publik yang nyaman, aman, dan efisien energi.

“Bareng-bareng Mudik menjadi program rutin Pertamina,” kata Baron. Tahun ini, Pertamina juga menyediakan empat armada bus untuk balik ke Jakarta.

Kembalinya para pemudik ke Jakarta akan dilaksanakan dari empat kota secara serentak, pada Sabtu 28 Maret 2026.

Selain efisiensi transportasi, penghematan energi juga menjadi bagian dari budaya di lingkungan kantor Pertamina. Pekerja didorong untuk mematikan lampu dan peralatan listrik saat tidak digunakan.

Desain gedung perkantoran memaksimalkan penggunaan cahaya alami untuk mengurangi konsumsi listrik.

Di sisi operasional, Pertamina memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan panel surya di sejumlah SPBU serta aset operasional dan perkantoran.

Pertamina juga terus mengembangkan program energi transisi bagi masyarakat melalui program Desa Energi Berdikari yang saat ini telah ada di 252 titik lokasi.

Selain itu, Pertamina terus memperluas pembangunan jaringan gas rumah tangga untuk menyediakan energi bersih yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Sejalan dengan upaya hemat energi untuk menjaga ketersediaan energi saat ini, Pertamina berupaya memulai dari lingkungan internal dan keluarga pekerja,” pungkas Baron.