BeritaEcozone

Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi LPG demi Ketahanan Energi Nasional

39
×

Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi LPG demi Ketahanan Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
pertamina-patra-niaga-perkuat-ketahanan-energi-nasional,-sts-kalbut-jadi-urat-nadi-distribusi-lpg
pertamina patra niaga perkuat ketahanan energi nasional, sts kalbut jadi urat nadi distribusi lpg

Jakarta – Pertamina Patra Niaga memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi infrastruktur distribusi LPG yang andal dan merata di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi hingga ke pelosok negeri.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan bahwa keandalan distribusi energi menjadi prioritas utama perusahaan. Pihaknya memastikan pasokan LPG nasional tersalurkan secara optimal melalui dukungan infrastruktur strategis.

Salah satu pilar utama distribusi tersebut adalah fasilitas Ship-to-Ship (STS) Kalbut di Perairan Teluk Kalbut, Situbondo, Jawa Timur. Fasilitas yang beroperasi sejak 1995 ini berfungsi sebagai pusat transfer LPG dari kapal tanker induk ke kapal yang lebih kecil untuk disalurkan ke berbagai wilayah.

Dalam operasionalnya, Pertamina Patra Niaga mengintegrasikan berbagai sarana distribusi, mulai dari armada kapal, skid tank untuk jalur darat, hingga peningkatan pengawasan di SPPBE, agen, dan pangkalan resmi. Hal ini bertujuan agar stok tetap terjaga dan distribusi berjalan efektif.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyebut STS Kalbut sebagai urat nadi energi yang menjadi tulang punggung suplai LPG. Fasilitas ini melayani distribusi tidak hanya untuk Jawa Timur, tetapi juga Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Di wilayah Jatimbalinus, STS Kalbut mendukung distribusi ke sejumlah terminal LPG dengan kapasitas suplai reguler yang bervariasi, mulai dari 1.700 metrik ton hingga 10.000 metrik ton.

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG, Pertamina Patra Niaga terus memastikan kelancaran bongkar muat di STS Kalbut. Sebagai contoh, pada 8 April 2026, kapal kargo dengan muatan 44.839 metrik ton telah bersandar di fasilitas tersebut untuk kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah.