Berita

Marco Bezzecchi Bertekad Bangkit di Kandang Kerajaan Marc Marquez

9
×

Marco Bezzecchi Bertekad Bangkit di Kandang Kerajaan Marc Marquez

Sebarkan artikel ini
08e1d1e38f2e27347fb1dbf17ae0830b.jpg
08e1d1e38f2e27347fb1dbf17ae0830b.jpg

Sachsenring, Fenesia.com – Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, menyatakan kesiapannya untuk kembali berkompetisi pada seri ke-11 MotoGP 2026 di Sirkuit Sachsenring, Jerman, yang dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 12 Juli 2026.

Kepastian tampilnya pembalap asal Italia tersebut muncul setelah tim dokter memberikan izin medis pasca-kecelakaan berkecepatan tinggi di GP Belanda dua pekan lalu.

Insiden tersebut sempat membuat kondisi fisiknya diragukan, namun hasil pemeriksaan CT Scan dan radiologi di Groningen menunjukkan tidak adanya cedera serius.

Ia kini berupaya melupakan rentetan hasil buruk yang mendera dirinya dalam tiga balapan beruntun sebelumnya.

“Saya senang dan sangat tidak sabar untuk kembali menaiki motornya,” kata dia dikutip dari Motorsport pada Senin (6/7/2026).

Pihak tim Aprilia Racing sebelumnya memberikan waktu istirahat khusus bagi pembalap tersebut atas instruksi langsung dari CEO tim, Massimo Rivola.

Waktu jeda tersebut dimanfaatkan untuk proses pemulihan agar ia bisa kembali ke lintasan dalam kondisi yang lebih prima.

Dia menegaskan bahwa progres pemulihannya berjalan sesuai dengan rencana tim medis.

“Tentu saja, saya berharap bisa meningkatkan kondisi fisik saya sedikit lagi dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa proses penyembuhan yang dijalani sejauh ini menunjukkan hasil yang cukup memuaskan.

“Namun, pemulihan saya sejauh ini berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Kehadiran kembali Bezzecchi di paddock menjadi momentum krusial untuk memperbaiki komunikasi dengan kru timnya.

Setelah insiden di Belanda, ia memilih untuk langsung kembali ke Italia guna menjalani perawatan intensif.

Jeda waktu hampir dua pekan tanpa interaksi langsung dengan tim kini dianggap sebagai hambatan yang harus segera diatasi.

“Saya sangat menantikan untuk berkumpul kembali dengan tim saya karena, setelah Assen, kami perlu bertemu lagi dan terus melangkah maju bersama,” ucapnya.

Saat ini, ia tengah menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan performa setelah hanya mengumpulkan 13 poin dari tiga seri terakhir.

Seluruh poin tersebut bahkan hanya diperoleh melalui balapan Sprint, sementara balapan utama berakhir dengan kegagalan total.

Statistik menunjukkan bahwa ia hanya mampu mengamankan posisi ketiga pada Sprint GP Hungaria dan posisi keempat pada GP Belanda.

Kondisi ini menyebabkan posisinya di puncak klasemen sementara harus tergeser oleh rekan setimnya, Jorge Martin.

Tekanan kian bertambah dengan ancaman dari juara bertahan, Marc Marquez, yang kini hanya berselisih 40 poin dari pemuncak klasemen.

Marquez sendiri dijagokan sebagai kandidat kuat pemenang di Sachsenring berkat rekor sembilan kemenangan yang pernah ia raih di sana.

Dominasi tersebut diperkuat dengan catatan manis Marquez musim lalu yang sukses menyapu bersih kemenangan di Sprint maupun balapan utama.

Tugas berat kini menanti Bezzecchi untuk membuktikan bahwa dirinya mampu bangkit dari tren negatif di tengah persaingan papan atas yang semakin ketat.