Berita

Pertamina Genjot Produksi Migas dan Energi Hijau Sekaligus

108
×

Pertamina Genjot Produksi Migas dan Energi Hijau Sekaligus

Sebarkan artikel ini
pertamina-temukan-cadangan-migas-sebesar-724-juta-barel
pertamina temukan cadangan migas sebesar 724 juta barel

Jakarta – PT Pertamina (Persero) mengumumkan penemuan cadangan migas nonkonvensional (MNK) raksasa di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. Potensi yang ditemukan mencapai 724 juta barel setara minyak (BOE).

Penemuan ini menjadi yang terbesar dalam satu dekade terakhir.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, mengungkapkan kabar gembira ini dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI, Rabu (19/6/2024).

“Kita berhasil menemukan the largest discovery dalam 10 tahun terakhir,” tegas Oki.

Menurut Oki, potensi cadangan migas di WK Rokan masih sangat besar. Penemuan saat ini baru berasal dari satu struktur saja.

Selain fokus pada migas, Pertamina juga terus mengembangkan energi hijau. Salah satunya dengan memproduksi sustainable aviation fuel (SAF) berkapasitas 9.000 barel per hari.

Pertamina juga tengah memodifikasi tiga kilangnya agar bisa memproses minyak goreng bekas menjadi bahan bakar aviasi rendah emisi.

Di sektor infrastruktur gas, Pertamina merevitalisasi Tangki Arun yang ditargetkan selesai Desember 2025.

Untuk meningkatkan kemampuan inventarisasi BBM di Kilang Balongan, empat tangki BBM berkapasitas 29.000 meter kubik per tangki juga akan dibangun.

Pertamina juga membangun pilot plant hidrogen di Ulubelu, Tanggamus, Lampung. Plant ini akan menghasilkan 100 kilogram hidrogen per hari dan terintegrasi dengan fasilitas produksi di Cikampek dan Jawa Barat.

Dari sisi panas bumi, PLTP Lumut Balai di Sumatera Selatan telah menghasilkan 800 GWh per tahun.

Sebagai opsi BBM dengan emisi yang lebih rendah, Pertamina juga telah meluncurkan Pertamax 95 di 168 gerai.