Karawang – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas di Kalimantan Tengah.
Ketiga anggota kepolisian tersebut kehilangan nyawa saat menggerebek lokasi peredaran narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.
“Saya menyampaikan bela sungkawa kepada kepolisian yang anggotanya gugur karena mengadakan pembersihan di sebuah kampung di Kalimantan,” ujar Prabowo saat peluncuran mandatory biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).
Presiden menduga para korban tewas akibat serangan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan produksi dan peredaran narkoba.
Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memberantas kejahatan luar biasa, termasuk narkoba, korupsi, dan judi.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Kamis (2/7) dini hari saat tim kepolisian melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar sabu.
Petugas di lapangan menghadapi perlawanan fisik dari sejumlah orang yang membawa senjata tajam.
Aipda Yudhi Perdana Putra gugur di lokasi operasi.
Sementara itu, Bripda Nopandri Ramadhana dan Aiptu Sumaryanto sempat dilaporkan hilang sebelum ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Katingan.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, Mabes Polri memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada ketiga anggota tersebut.
Hingga saat ini, Polres Katingan telah menangkap tiga pelaku penyerangan berinisial N, R, dan S.







