Berita

Pemerintah China Ubah Aplikasi Kontroversial Menjadi Penyelamat Hidup Lansia

9
×

Pemerintah China Ubah Aplikasi Kontroversial Menjadi Penyelamat Hidup Lansia

Sebarkan artikel ini
aplikasi-‘kematian’-berubah-jadi-penyelamat-lansia-di-china
aplikasi ‘kematian’ berubah jadi penyelamat lansia di china

Hangzhou – Aplikasi asal China, Sileme, yang sempat menuai kontroversi karena memiliki arti “hidup atau mati”, kini resmi bertransformasi menjadi alat keamanan yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat. Aplikasi ini beralih fungsi menjadi sarana penyelamat nyawa bagi kaum lansia.

Sebelumnya, aplikasi tersebut sempat viral pada Januari 2026 karena namanya dianggap menantang tabu tradisional terkait kematian. Aplikasi hasil pengembangan tiga pemuda dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) itu sempat merajai daftar aplikasi berbayar di China, Singapura, Thailand, hingga Australia.

Cara kerja aplikasi ini tergolong sederhana. Pengguna hanya perlu menekan tombol hijau besar di layar setiap hari sebagai konfirmasi status bahwa mereka masih hidup. Jika pengguna tidak melakukan check-in selama dua hari berturut-turut, sistem akan secara otomatis mengirimkan pesan peringatan kepada kontak darurat.

Setelah lima bulan menyita perhatian publik, aplikasi ini mendapatkan dukungan pemerintah dan mengubah namanya menjadi “zaime zaime” yang berarti “Apakah Anda di sini?”. Selain prosedur check-in yang kini dilengkapi desain anti-sentuhan tak sengaja, aplikasi tersebut juga telah menyematkan fitur tombol SOS.

Aplikasi ini telah menjalani uji coba pada kelompok lansia di Nanxing, Hangzhou, Provinsi Zhejiang. Salah seorang pengguna lansia bernama Fan mengaku sangat terbantu dengan adanya inovasi tersebut.

“Desain aplikasi ini sederhana, sehingga mudah untuk digunakan,” ungkap Fan.

Pengembangan produk ini tergolong sangat efisien. Berdasarkan laporan media setempat, tiga pendiri “Demumu” hanya membutuhkan waktu satu bulan untuk mengembangkan aplikasi tersebut dengan biaya produksi sebesar 1.500 yuan atau sekitar Rp3,95 juta.

Melihat potensi sosial yang besar, pemerintah distrik Shangcheng di Hangzhou mulai memberikan atensi. Sejak akhir Januari lalu, pejabat setempat telah menghubungi tim pengembang untuk memberikan dukungan kebijakan guna memperluas manfaat aplikasi tersebut bagi masyarakat luas.