Berita

Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Diduga Akses Grup True Crime

79
×

Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Diduga Akses Grup True Crime

Sebarkan artikel ini
11e10b5150dc9e0bbd4d2d22dc0a66da.jpg
11e10b5150dc9e0bbd4d2d22dc0a66da.jpg

Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Eddy Hartono, mengungkapkan bahwa siswa pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta terinspirasi dari grup daring bernama True Crime Community (TCC). Grup ini diduga menjadi salah satu sumber ide bagi pelaku dalam melakukan aksinya.

“Di kasus SMA 72, Densus menemukan bahwa pelaku mengakses grup bernama TCC, True Crime Community. Dari sana, dia bisa meniru ide dan perilaku,” ujar Eddy di Gedung Bareskrim Polri, Selasa (18/11/2025).

Eddy menegaskan bahwa pelaku ledakan tersebut tidak terafiliasi dengan jaringan terorisme. Siswa kelas XII itu memperoleh inspirasi dari berbagai sumber di internet. Polda Metro Jaya telah menetapkan siswa berinisial F sebagai Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH).

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis Aryana, menjelaskan bahwa kondisi F masih belum memungkinkan untuk dimintai keterangan. “Sampai kemarin, ABH baru saja selesai menggunakan selang makan dan hingga pagi tadi kondisinya masih belum memungkinkan untuk memberikan keterangan,” kata Putu dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/11/2025).

Polisi telah menyiapkan langkah-langkah untuk meminta keterangan dari ABH di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dengan estimasi waktu 17–21 November 2025. Dalam proses ini, polisi bekerja sama dengan Balai Pemasyarakatan, Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88), tim dokter, dan pihak terkait lainnya.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama pendamping, termasuk psikolog, telah menemui tim dokter yang menangani ABH di ruang rawat inap RS Polri. Hasilnya, ABH masih belum pulih sepenuhnya sehingga belum dapat dimintai keterangan.