Ecozone

PE Sumbar Cuma 3,94 Persen, Pengusaha Minang Dorong Perubahan Besar

121
×

PE Sumbar Cuma 3,94 Persen, Pengusaha Minang Dorong Perubahan Besar

Sebarkan artikel ini
6d426d79 482d 4cef 8175 c103c956bab5
Pertumbuhan ekonomi (PE) Sumbar pada kuartal II 2025 tercatat hanya 3,94 persen, terendah di antara seluruh provinsi di Pulau Sumatra.

Padang – Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) genap berusia 80 tahun pada Rabu (1/10). Peringatan Hari Jadi Sumbar digelar dalam rapat paripurna DPRD yang dihadiri kepala daerah provinsi, kabupaten/kota, dan para pemangku kepentingan.

Namun, di balik usia yang kian matang, Sumbar justru menghadapi tantangan serius di bidang ekonomi. Pertumbuhan ekonomi (PE) Sumbar pada kuartal II 2025 tercatat hanya 3,94 persen, terendah di antara seluruh provinsi di Pulau Sumatra.

Capaian ini membuat Sumbar berada di bawah Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, hingga Riau. Padahal, Sumbar sebelumnya dikenal sejajar dengan Sumut dan Sumsel sebagai daerah yang kuat secara ekonomi.

Kritik dan Harapan Pengusaha

Pengusaha nasional berdarah Minang, Jefri Nedi, menyebut fakta ini harus menjadi momentum untuk berbenah. Ia menilai, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan tidak boleh larut dalam pesimisme.

“Jangan patah arang dengan fakta PE segitu, tapi jadikan pemantik kerja keras semua pihak di Sumbar,” kata Jefri kepada wartawan di Padang, Rabu (1/10).

Jefri menegaskan, Gubernur, bupati, dan wali kota harus bersinergi membuka ruang investasi. Menurutnya, birokrasi di Sumbar perlu lebih sederhana, ramah, dan transparan agar tidak membebani investor.

“Harus ramah dan mudah serta transparan kepada investor yang berminat menanamkan modalnya di Sumbar,” ujarnya.

Potensi Besar yang Belum Optimal

Sumbar dinilai memiliki modal besar untuk mendorong ekonomi. Wilayah ini kaya sumber daya alam, mulai dari laut, gunung, hingga lembah. Selain itu, hasil bumi seperti gambir yang laku di pasar dunia, sawit, pertanian, serta tambang emas juga menjadi potensi andalan.

“Selain potensi besar itu, orang Minang kaya ide, DNA-nya pedagang. Banyak perantau yang sukses di tingkat nasional. Jadi, tidak mungkinlah PE 3,94 persen itu berlama-lama melekat di Sumbar,” ujar Jefri.

Momentum Kebangkitan

Memasuki usia ke-80, Jefri berharap Sumbar menjadikan momen ini sebagai kebangkitan ekonomi. Ia bahkan optimistis pertumbuhan ekonomi dapat didorong hingga 7,5 persen dalam 1–3 tahun mendatang.

“Saya dan banyak kawan pengusaha serta saudagar berdarah Minang optimis PE Sumbar akan terkatrol, asal pemerintah daerah mau kerja keras dan berkolaborasi dengan perantau Minang yang sudah banyak berkiprah di tingkat nasional,” pungkasnya.

318c1d3376bdfeb9e0cae93f67e33022.jpg
Ecozone

Fenesia – Bursa saham Amerika Serikat bergerak menguat pada perdagangan Rabu (20/5/2026), dipimpin penguatan saham-saham teknologi dan semikonduktor menjelang rilis laporan keuangan Nvidia yang dinilai menjadi indikator penting kekuatan permintaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Melansir Reuters pukul 09.51 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average naik 32,63 poin atau 0,07% ke level 49.396,51. Indeks S&P 500…

4adaffbee6bc8002cec0f62cf94483bc.jpg
Ecozone

Pasar saham di Indonesia gak bisa dipisahkan dari pergerakan IHSG. Saat indeks ini naik atau turun, banyak saham ikut bergerak mengikuti arah pasar. Karena itu, memahami pengaruh IHSG terhadap saham penting banget buat kamu yang ingin mulai investasi. IHSG sering dijadikan acuan utama untuk melihat kondisi pasar modal Indonesia. Bahkan, banyak inve…

c2bbe34d0253ad90d4901d0d85d8182e.jpg
Ecozone

Fenesia – Bursa saham Amerika Serikat dibuka beragam dengan S&P 500 dan Nasdaq menguat pada perdagangan Rabu (20/5/2026). Ditopang kenaikan saham-saham semikonduktor menjelang rilis laporan keuangan Nvidia yang dinilai menjadi ujian penting terhadap permintaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Baca Juga: RMK Energy (RMKE) Akan Stock Split 1:5 untuk Dorong Likuiditas Saham, Cek Jadwalnya Melansir Reuters, Indeks…