Showbiz

Pandji Pragiwaksono: Karier Komika, Kontroversi Hukum, dan Mens Rea

140
×

Pandji Pragiwaksono: Karier Komika, Kontroversi Hukum, dan Mens Rea

Sebarkan artikel ini
6b7590032f5760d3d41ba912aac53b67.jpg
6b7590032f5760d3d41ba912aac53b67.jpg

Jakarta – Pandji Pragiwaksono, komika yang dikenal kritis dan kerap memicu kontroversi, kembali menjadi sorotan usai materi stand-up terbarunya, “Mens Rea,” menuai polemik. Materi yang tayang di Netflix ini dilaporkan ke polisi dan mendapat somasi terbuka.

Pandji dianggap melampaui batas kritik dalam “Mens Rea,” yang mengangkat konsep hukum pidana tentang niat jahat dan mengaitkannya dengan isu sosial-politik. Sejumlah pihak menilai materi tersebut berpotensi merendahkan kelompok tertentu.

Laporan polisi dan somasi etik dilayangkan oleh organisasi masyarakat dan tokoh publik, termasuk juru bicara Dharma Pongrekun. Mereka menuding Pandji mencemarkan nama baik dan menyebarkan ujaran yang menimbulkan kegaduhan.

Pandji membela diri, menyatakan “Mens Rea” adalah karya komedi yang bertujuan mengajak audiens berpikir kritis, bukan menghakimi. Ia menekankan bahwa stand-up comedy seringkali berada di area abu-abu antara kebebasan berekspresi dan sensitivitas publik.

Sebelum menjadi komika kontroversial, Pandji Pragiwaksono dikenal sebagai penyiar radio, presenter, rapper, penulis, hingga podcaster. Ia lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Desain Produk Industri.

Pria kelahiran Singapura, 18 Juni 1979 ini, memulai karier di radio Hard Rock FM Bandung pada tahun 2001. Namanya melejit lewat acara reality show “Kena Deh” dan game show “Hole in the Wall.”

Titik balik kariernya terjadi saat ia menekuni stand-up comedy, menjadi pionir komedi observasional dengan kritik sosial yang kuat. Ia aktif menggelar special show berskala besar, seperti “Bhinneka Tunggal Tawa,” “Mesakke Bangsaku,” dan “Pragiwaksono World Tour.”

Selain itu, Pandji juga aktif sebagai podcaster dan penulis buku. Buku-bukunya antara lain “Juru Bicara” (2016), “Merdeka Dalam Bercanda” (2012), dan “Menemukan Indonesia” (2016).

Pandji menikah dengan Gamila Arief dan memiliki dua anak. Ia dikenal sebagai figur penting dalam perkembangan stand-up comedy di Indonesia, sekaligus pendiri komunitas Stand Up Indo.