News

Jutaan Pelayat Mengantar Peristirahatan Terakhir Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

13
×

Jutaan Pelayat Mengantar Peristirahatan Terakhir Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

Sebarkan artikel ini
2b957a6bbf8b32d9d2c76ebfffaba25e.jpg
2b957a6bbf8b32d9d2c76ebfffaba25e.jpg

Teheran, Fenesia.com – Pemerintah Iran menggelar rangkaian prosesi pemakaman kenegaraan besar-besaran bagi mantan pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, yang wafat pada usia 86 tahun akibat serangan dari Amerika Serikat dan Israel.

Upacara penghormatan terakhir secara resmi telah dimulai pada Sabtu (4/7) di kompleks keagamaan Grand Mosalla, Teheran.

Peti jenazah mendiang yang diselimuti bendera kebangsaan Iran menjadi pusat perhatian ribuan pelayat yang memadati lokasi tersebut.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, terlihat hadir langsung di lokasi untuk memberikan penghormatan terakhir di hadapan peti jenazah.

Turut hadir dalam prosesi tersebut Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, serta Kepala Korps Garda Revolusi Iran, Ahmad Vahidi.

Kehadiran Vahidi menjadi momen penting karena merupakan penampilan publik pertamanya sejak eskalasi konflik pecah di kawasan tersebut.

Dunia internasional turut memberikan atensi dengan kehadiran sejumlah delegasi asing, termasuk Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif.

Selain itu, mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, dan perwakilan dari pemerintahan Taliban Afghanistan juga tampak memberikan penghormatan di Teheran.

Delegasi dari kelompok Hamas dan Hizbullah dilaporkan telah mengikuti prosesi berkabung sehari sebelum upacara publik berskala besar resmi dibuka.

Pemerintah Iran memperkirakan perwakilan dari sekitar 30 negara akan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang berpengaruh tersebut.

Pemerintah Republik Indonesia turut mengirimkan perwakilan resmi untuk menghadiri rangkaian acara pemakaman.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa Pemerintah RI telah menerima undangan khusus dari Pemerintah Iran.

“Pemerintah RI menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas undangan Pemerintah Iran untuk hadir dalam rangkaian acara penghormatan kepada Almarhum Ayatullah Khamenei,” ujar Yvonne dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (4/7).

Indonesia secara resmi menunjuk Duta Besar RI di Teheran, Rolliansyah Soemirat, sebagai perwakilan pemerintah.

“Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia akan diwakili oleh Duta Besar RI di Tehran,” kata Yvonne.

Pihak Iran diketahui memberikan apresiasi tinggi atas keputusan Pemerintah RI yang menunjuk duta besar sebagai delegasi resmi.

Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, secara terbuka mengajak seluruh rakyat untuk menghadiri prosesi tersebut.

“Seluruh rakyat Iran, untuk menorehkan lembaran sejarah yang gemilang bagi Iran Islam melalui kehadiran Anda,” ujar Ghalibaf dikutip dari laman resmi AFP.

Ghalibaf menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi simbol perlawanan bangsa.

“Seruan bangsa untuk melakukan pembalasan harus bergema di telinga seluruh dunia,” lanjutnya.

Guna mengantisipasi jutaan pelayat, Pemerintah Iran telah meliburkan seluruh kantor pemerintahan dan swasta di Teheran, Qom, dan Mashhad mulai Sabtu hingga Senin mendatang.

Aparat keamanan juga telah meningkatkan status siaga di seluruh penjuru ibu kota.

Jenazah Khamenei nantinya akan disemayamkan selama tiga hari sebelum dibawa ke Irak dan akhirnya dimakamkan di kompleks makam Imam Reza di kota kelahirannya, Mashhad, pada 9 Juli mendatang.