Showbiz

Nikita Mirzani Jalani Operasi Tulang Belakang di Masa Tahanan

16
×

Nikita Mirzani Jalani Operasi Tulang Belakang di Masa Tahanan

Sebarkan artikel ini
nikita-mirzani-dilarikan-ke-rs-saat-ditahan,-jalani-operasi-karena-alami-pergeseran-tulang-belakang
nikita mirzani dilarikan ke rs saat ditahan, jalani operasi karena alami pergeseran tulang belakang

Jakarta – Kondisi kesehatan selebritas Nikita Mirzani tengah menjadi perhatian publik. Ia diketahui baru saja menjalani perawatan intensif akibat gangguan pada tulang belakang yang mengharuskannya naik meja operasi.

Kuasa hukum Nikita, Usman Lawara, menjelaskan bahwa kliennya sempat dirawat di Rumah Sakit Mayapada selama kurang lebih dua pekan. Setelah kondisinya membaik, ia pun kembali ke rumah tahanan untuk melanjutkan proses hukum.

“Kemarin sempat sakit, dirawat di rumah sakit Mayapada, tapi Alhamdulillah sudah membaik dan sudah bisa balik lagi ke rutan,” ujar Usman saat ditemui di Polda Metro Jaya, baru-baru ini.

Usman membantah isu yang menyebutkan bahwa sakit yang dialami Nikita disebabkan oleh implan gigi. Ia menegaskan bahwa masalah utama yang diderita ibu tiga anak itu adalah pergeseran tulang belakang yang memerlukan tindakan medis operasi.

“Banyak (sakitnya). Terus salah satu itu ya terakhir itu ini di tulang belakang ada pergeseran. Pergeseran tulang sehingga dalam hal ini dibutuhkan tindakan medis yang tepat yaitu operasi. Kemarin dioperasi,” ungkapnya.

Meski telah kembali ke tahanan, Nikita belum sepenuhnya pulih. Saat ini, ia masih harus menjalani perawatan jalan dan diwajibkan melakukan kontrol rutin ke rumah sakit setiap pekan di bawah pengawasan dokter ahli.

“Dua minggu ada kali, dua minggu kurang lebih ya gitu dan kondisinya sudah berangsur membaik. Alhamdulillah sudah berangsur membaik dan saat ini sudah perawatan jalan ya. Setiap seminggu sekali balik ke rumah sakit untuk kontrol, untuk pengobatan, untuk diperiksa oleh dokter ahli,” jelas Usman.

Saat ini, Nikita Mirzani diketahui sedang menjalani masa tahanan di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Selatan. Ia terjerat kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilaporkan oleh dokter Reza Gladys.