Kiryat Gat – Pemerintah Israel resmi mengusir perwakilan Spanyol dari Pusat Koordinasi Sipil-Militer (CMCC) yang beroperasi di wilayah Kiryat Gat, Israel Selatan. Langkah tegas ini diambil Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai balasan atas apa yang ia sebut sebagai perang diplomatik yang dilancarkan Madrid terhadap Tel Aviv.
Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan mentoleransi tindakan negara mana pun yang dianggap merugikan kepentingan nasional maupun mencemarkan reputasi militer mereka. Dalam pernyataannya, ia menuding pemerintah Spanyol telah menyebarkan fitnah terhadap tentara Israel yang disebutnya sebagai militer paling bermoral di dunia.
Instruksi pengusiran ini merupakan puncak dari ketegangan diplomatik yang telah berlangsung lama antara kedua negara. Netanyahu menyatakan bahwa tindakan Spanyol yang berulang kali menentang kebijakan Israel harus dibayar dengan konsekuensi nyata.
CMCC sendiri merupakan fasilitas strategis yang dipimpin Amerika Serikat dan dibentuk pada Oktober 2025. Pusat koordinasi ini memiliki peran vital dalam mengawasi gencatan senjata, menstabilkan kondisi di Jalur Gaza, serta memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga sipil.
Hubungan Madrid dan Tel Aviv memburuk drastis menyusul kritik keras pemerintah Spanyol terhadap operasi militer Israel di Gaza dan Lebanon. Madrid tercatat secara terbuka mengecam serangan Israel, mengakui kedaulatan negara Palestina pada 2024, hingga membatasi akses wilayah udara bagi pesawat Amerika Serikat yang terlibat dalam konflik regional.
Kritik terbaru dilayangkan oleh pemerintah Spanyol terhadap serangan Israel ke Lebanon yang dianggap mengabaikan hukum internasional dan hak asasi manusia. Meski terdapat kesepakatan gencatan senjata, situasi di lapangan tetap kritis dengan laporan serangan yang masih terus terjadi di Gaza serta hambatan akses bagi bantuan kemanusiaan.







