Berita

MUI Imbau Masyarakat Saling Hormati Perbedaan Sambut Ramadan 1447 H

105
×

MUI Imbau Masyarakat Saling Hormati Perbedaan Sambut Ramadan 1447 H

Sebarkan artikel ini
pemerintah-umumkan-puasa-19-februari,-mui-imbau-hormati-perbedaan
pemerintah umumkan puasa 19 februari, mui imbau hormati perbedaan

Jakarta – Ketua Umum MUI, Anwar Iskandar, mengimbau masyarakat Indonesia untuk saling menghormati perbedaan dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriah.

Imbauan ini disampaikan usai sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H.

Anwar menekankan bahwa Indonesia adalah bangsa yang beragam.

“Bangsa kita ini adalah bangsa yang terdiri dari latar belakang yang berbagai-bagai. Itu adalah sebuah keniscayaan,” ujarnya, Selasa (17/2) malam.

Ia menambahkan, perbedaan dalam amaliah ubudiyah antar ormas Islam adalah hal wajar.

Perbedaan tersebut bersifat ijtihad atau teknis.

“Kemungkinan adanya memulai puasa atau mengakhiri puasa berbeda, itu menjadi sebuah keniscayaan yang bisa kita pahami,” kata Anwar.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan umat Islam.

“Oleh karena itu, penting untuk saling memahami dan saling menghormati,” imbuhnya.

Perbedaan yang dikelola dengan baik akan memperkuat persatuan Indonesia dan stabilitas nasional.

Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari.

Keputusan ini diambil karena hilal tidak terlihat saat pemantauan.

Muhammadiyah menetapkan awal puasa pada 18 Februari.

Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai acuan.

KHGT mensyaratkan posisi hilal minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat setelah ijtimak di mana saja di permukaan bumi.