Life

Magang Nasional Siap Kerja Dibuka: Peluang Karier Menanti, Daftar Segera!

120
×

Magang Nasional Siap Kerja Dibuka: Peluang Karier Menanti, Daftar Segera!

Sebarkan artikel ini
016785820408726870f5b5ff0817ef47.jpg
016785820408726870f5b5ff0817ef47.jpg

Jakarta – Pemerintah membuka pendaftaran program Magang Nasional Siap Kerja mulai Selasa, 7 Oktober 2025. Program ini menawarkan kesempatan magang bergaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) bagi lulusan perguruan tinggi jenjang D3, D4, dan S1.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pembangunan melalui stimulus ekonomi paket 8+4+5. “Kuota peserta magang yang disiapkan mencapai 20 ribu orang dan akan dibagi secara proporsional di setiap provinsi sesuai jumlah lulusan,” ujarnya di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.

Yassierli menambahkan, proses pendaftaran program ini dibuat sederhana tanpa banyak dokumen tambahan. Peserta cukup memiliki data pendidikan yang terintegrasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Kami sudah memiliki data lulusan setahun terakhir. Jadi peserta hanya perlu mencocokkan data mereka ketika registrasi di akun Siap Kerja,” katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut program ini terbuka bagi seluruh sektor usaha, baik perusahaan swasta maupun BUMN. Melalui kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia industri, peserta magang akan memperoleh pengalaman kerja langsung serta uang saku setara UMP.

“Semua perusahaan bisa ikut, baik swasta maupun milik negara. Nantinya akan ada skema kerja sama link and match antara kampus dan perusahaan,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 30 September 2025.

Syarat dan Ketentuan Program Magang Siap Kerja

Ketentuan program ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi, yang ditetapkan pada 29 September 2025.

Dalam Pasal 2 ayat (2) disebutkan, setiap penerima hanya dapat mengikuti program magang satu kali dengan durasi selama enam bulan.

Adapun syarat peserta sebagaimana tertuang dalam Pasal 3 ayat (2) adalah sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) dengan bukti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sah.
  2. Lulusan D3, D4, atau S1 yang telah menyelesaikan pendidikan maksimal satu tahun sebelum mendaftar.
  3. Berasal dari perguruan tinggi terdaftar di kementerian yang membidangi pendidikan tinggi dan ilmu pengetahuan serta teknologi.

Pendaftaran Magang Nasional akan dibuka melalui laman SIAPKerja https://siapkerja.kemnaker.go.id/. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka situs https://kemnaker.go.id
  2. Peserta akan diarahkan menuju laman https://account.kemnaker.go.id/
  3. Klik menu “Masuk”, lalu pilih “Daftar Sekarang”
  4. Masukkan NIK dan nama lengkap
  5. Klik “Berikutnya”
  6. Isi alamat email aktif, nomor HP, dan buat password akun
  7. Klik “Daftar Sekarang”
  8. Tunggu kode OTP yang dikirim via SMS
  9. Jika kode OTP tidak terkirim, klik opsi “kirim ulang kode verifikasi” atau ubah nomor HP
  10. Masukkan kode OTP, lalu klik “Konfirmasi”
  11. Setelah aktivasi akun berhasil, akan tampil laman profil Kemnaker. Anda wajib melengkapi profil akun yang telah didaftarkan
  12. Klik menu “Lengkapi Profil”.
  13. Setelah mengisi laman profil, maka akan tampil dashboard akun Kemenaker yang datanya sudah diisikan secara lengkap.

Selanjutnya, akun Anda akan divalidasi oleh tim pelaksana. Calon peserta magang yang telah memenuhi persyaratan berdasarkan proses validasi dapat mengikuti proses rekrutmen yang dilaksanakan oleh penyelenggara magang.

Jadwal Magang Nasional 2025

Menurut laman Magang Hub Kemnaker, jadwal Magang Nasional Siap Kerja 2025 adalah sebagai berikut:

  1. Pendaftaran perusahaan dan usulan program magang: 1-7 Oktober 2025
  2. Pendaftaran peserta magang: 7-13 Oktober 2025
  3. Seleksi dan pengumuman peserta magang: 13-14 Oktober 2025
  4. Pelaksanaan magang: 15 Oktober 2025-15 April 2026.

89cdc83b2ef262c6a983d187cdd9fc78.jpg
Life

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) terus mengalami perlambatan tahun ini. Usai meningkatnya bunga acuan (BI Rate) ke level 5,5%, perlambatan KKB dikhawatirkan akan terus berlanjut. Data Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran KKB pada beberapa bulan terakhir ini masih mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan periode sama di tahun lalu. Misalnya pada April 2026, BI mencatat penyaluran KKB terkontraksi 9%…