BeritaPolitik

Lasarus Bantah Dukung Penutupan Alfamart-Indomaret, Sebut Klaim Tendensius!

84
×

Lasarus Bantah Dukung Penutupan Alfamart-Indomaret, Sebut Klaim Tendensius!

Sebarkan artikel ini
komisi-v-dpr-bantah-dukung-ritel-modern-ditutup
komisi v dpr bantah dukung ritel modern ditutup

Jakarta – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, membantah mendukung penutupan jaringan ritel Alfamart dan Indomaret di seluruh Indonesia. Ia menyebut klaim dukungan itu tendensius dan hoaks.

Pernyataan ini merespons video rapat 12 November 2025 bersama Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, yang kembali beredar.

“Saya sampaikan dan bisa disaksikan lewat rekaman rapat antara Komisi V DPR RI dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tidak ada pernyataan kami yang meminta Alfamart dan Indomaret supaya ditutup,” ujarnya, Senin (23/2).

Lasarus menilai penyebar video di Instagram punya niatan tertentu dan tidak bertanggung jawab.

“Sekali lagi saya ingin sampaikan Instagram yang beredar dengan menampilkan foto Ketua DPRRI Ibu Puan Maharani dengan tulisan ‘DPR DUKUNG MENTERI DESA TUTUP ALFAMART-INDOMARET DEMI KOPERASI DESA’ adalah berita HOAX dan tendensius,” tegasnya.

Lasarus menjelaskan, saat itu ia hanya mengusulkan agar Alfamart dan Indomaret cukup sampai tingkat kabupaten/kota.

Usulan itu didasari keluhan pedagang kelontong yang kalah bersaing.

“Saya menyampaikan pemikiran supaya Alfamart dan Indomaret cukup sampai kabupaten dan kecamatan saja,” kata Lasarus.

“Dengan pemikiran biarlah rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat desa dan dusun beri kesempatan kepada pedagang sembako di Desa dan Dusun serta Bumdes atau Koperasi Desa saja. Bukti rekaman bisa dilihat secara terbuka di laman pemberitaan resmi DPR,” imbuhnya.

Sebelumnya, Yandri menyatakan jika Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih berjalan, penyebaran bisnis minimarket harus disetop.

“Saya setuju sekali di forum terhormat ini, Pak Ketua, kalau Kopdes itu sudah berjalan, sejatinya Alfamart dan Indomaret setop,” ujar Yandri saat rapat dengan Komisi V DPR, Rabu, 12 November 2025.