Hukum dan Kriminal

Ketua LKAAM Apresiasi Polda Sumbar Sita 50 Kg Sabu: Ancaman Serius bagi Generasi Muda

93
×

Ketua LKAAM Apresiasi Polda Sumbar Sita 50 Kg Sabu: Ancaman Serius bagi Generasi Muda

Sebarkan artikel ini
img 0510
Ketua LKAAM Sumbar apresiasi penangkapan 50 kg sabu

Padang – Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Fauzi Bahar, mengapresiasi langkah Polda Sumatera Barat yang berhasil mengungkap kasus besar penyelundupan narkoba dengan barang bukti 50 kilogram sabu.

Fauzi menyebut jumlah tersebut sangat mengkhawatirkan. Menurutnya, satu kilogram sabu saja bisa menghancurkan lebih dari 100 ribu jiwa, terutama generasi muda Minangkabau.

“Sumatera Barat bukan lagi sekadar tempat transit, tetapi sudah menjadi tujuan peredaran narkoba. Ini ancaman serius bagi anak kemenakan kita,” kata Fauzi dalam keterangan tertulis, Kamis (18/9).

Fauzi menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau agar generasi muda terhindar dari narkoba, pergaulan bebas, dan perilaku menyimpang.

“Jangan sekali pun mencoba narkoba. Sekali mencoba, sengsara seumur hidup. Narkoba bukan hanya merusak individu, tapi juga masa depan keluarga dan nagari,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan rasa prihatin atas tingginya angka pengguna narkoba di Sumbar. Menurutnya, fenomena ini perlu dicermati bersama agar penyebabnya bisa diatasi sejak dini.

Ucapan terima kasih turut ia sampaikan kepada Kapolda Sumbar dan jajarannya yang terus bekerja keras menjaga keamanan.

“Ketika kita istirahat, polisi tetap di lapangan. Tanpa mereka, siapa yang akan melindungi kita?” ujar Fauzi.

Lebih lanjut, Fauzi mengajak seluruh pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba.

“Mari kita dukung ramai-ramai Polda Sumbar dan BNN. Anak kemenakan, sadarlah. Jaga Minangkabau kita dari ancaman narkoba,” pungkasnya.