Berita

Keracunan MBG Diduga Serang Siswa, Kodam Bantah Suplai Makanan

73
×

Keracunan MBG Diduga Serang Siswa, Kodam Bantah Suplai Makanan

Sebarkan artikel ini
terjadi-kasus-dugaan-keracunan,-kapendam-bantah-pihaknya-sebagai-penyuplai-mbg-smkn-11-semarang
terjadi kasus dugaan keracunan, kapendam bantah pihaknya sebagai penyuplai mbg smkn 11 semarang

Semarang – Sebanyak 75 siswa SMKN 11 Semarang diduga mengalami keracunan makanan. Kejadian ini terjadi pada Kamis (8/1/2026) setelah mereka mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemasok MBG, diduga milik Kodam IV/Diponegoro.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro Letkol Inf Andy Soelistyo membantah dugaan tersebut.

“Sebagai klarifikasi, seluruh proses terkait SPPG dijalankan langsung oleh personel yang ditunjuk oleh BGN,” ujar Andy, Jumat (9/1/2025).

“Jadi kami TNI, tugasnya hanya melaksanakan pendampingan terbatas,” imbuhnya.

Andy menegaskan bahwa Kodam IV/Diponegoro tidak memiliki SPPG. “Semua SPPG kepemilikannya adalah BGN (Badan Gizi Nasional),” katanya.

Namun, Andy mengisyaratkan bahwa SPPG yang menyuplai MBG ke SMKN 11 Semarang berdiri di atas lahan milik Kodam IV/Diponegoro.

“Kami menyiapkan tempat supaya pembangunan dapur-dapur saat awal program MBG bisa segera dibangun, sehingga beberapa lahan tanah TNI dijadikan untuk dapur SPPG,” jelasnya.

Terkait kasus dugaan keracunan MBG, Andy menyarankan agar hal tersebut ditanyakan langsung ke SPPG terkait.

“Kami tidak memiliki kewenangan secara mendalam terkait dengan segala hal yang berkaitan dengan proses yang dilaksanakan oleh SPPG,” pungkasnya.