Ecozone

J&T Express Optimalkan Teknologi Hijau dan Perkuat Tanggung Jawab Sosial Global

10
×

J&T Express Optimalkan Teknologi Hijau dan Perkuat Tanggung Jawab Sosial Global

Sebarkan artikel ini
[j&t express] foto pendukung 2 laporan esg 2025
[j&t express] foto pendukung 2 laporan esg 2025

Jakarta – J&T Express resmi meluncurkan Laporan Environmental, Social and Governance (ESG) 2025 secara global. Dokumen tersebut merangkum langkah strategis perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam ekosistem logistik, mulai dari efisiensi operasional hingga tanggung jawab sosial.

Dalam aspek operasional, perusahaan kini mengoptimalkan rute dan efisiensi penyortiran melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) serta big data. Selain itu, J&T Express telah membangun 14 pusat logistik inti seluas 1,05 juta meter persegi yang dilengkapi dengan teknologi hemat energi.

Di sektor transportasi, perusahaan terus mendorong transisi menuju kendaraan rendah karbon. Hingga akhir 2025, tercatat lebih dari 1.000 kendaraan otonom telah beroperasi, sementara penggunaan truk berbahan bakar LNG di China telah mencapai 30% dari total armada.

Terkait aspek sosial, J&T Express menerapkan sistem kerja inklusif. Di China, perusahaan telah menjalin kesepakatan perlindungan pekerja bagi lebih dari 290.000 karyawan, dengan fokus utama pada transparansi algoritma dan jaminan upah.

Di Indonesia, perusahaan juga aktif menjalankan berbagai inisiatif sosial. Program yang telah dilakukan meliputi penyaluran bantuan bencana banjir di Aceh, pemberian beasiswa pendidikan, hingga revitalisasi fasilitas publik di sejumlah kota besar.

Chief Financial Officer J&T Express, Dylan Tey, menegaskan bahwa ESG telah menjadi bagian integral dari strategi bisnis perusahaan.

“ESG telah menjadi bagian integral dari operasional perusahaan, bukan sekadar konsep. Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan memperkuat tata kelola ESG serta transparansi, guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Dylan.

Sebagai bentuk penguatan etika bisnis, seluruh jajaran direksi dan manajemen senior perusahaan telah menuntaskan pelatihan anti-korupsi serta pencegahan pendanaan terorisme dengan tingkat partisipasi penuh. Standar kepatuhan ini kini diterapkan secara ketat di seluruh rantai pasok global.

067a74a51b5f4de30a4fd6b88d67384b.jpg
Ecozone

Jakarta, IDN Times – CEO Danantara, Rosan Roeslani menyatakan, kinerja saham emiten BUMN, khususnya di sektor perbankan dan pertambangan masih sangat baik. Dia menyampaikan dari sisi imbal hasil atau yield dividen, nilainya sangat baik, bahkan melampaui 10 persen. Hal itu dia ungkapkan saat konferensi pers usai melakukan kunjungan ke Gedung Bursa E…