Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggulirkan wacana perpanjangan jalur Light Rail Transit (LRT). Rencananya, rute LRT Jakarta akan diperpanjang hingga kawasan Ancol dan Jakarta International Stadium (JIS).
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, telah mengusulkan perpanjangan rute tersebut.
PT Jakarta Propertindo (Jakpro), BUMD DKI Jakarta yang bertugas mengembangkan LRT Jakarta, saat ini tengah mengkaji wacana tersebut.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menjelaskan kajian pengembangan jalur LRT dilakukan setelah pembangunan Fase 1B (Velodrome-Manggarai) rampung.
“Kami mempersiapkan kajian-kajian yang baik untuk menjadi justifikasi bahwa yang menjadi prioritas misalnya setelah 1B ini yang mana, setelah itu kemudian kemana lagi,” ujar Iwan.
Kajian tersebut juga akan menelaah dampak ekonomi dari pengembangan jalur LRT. Setiap stasiun LRT diharapkan menjadi pusat kegiatan masyarakat dan meningkatkan perekonomian.
Iwan menambahkan, hasil kajian akan disampaikan kepada Gubernur Jakarta. Gubernur akan menetapkan pengembangan selanjutnya, antara perpanjangan jalur LRT dari Manggarai ke Dukuh Atas atau Penggangsaan Dua ke JIS.
“Yang penting atau yang pasti adalah basisnya bagaimana transportasi ini bisa terintegrasi dengan transportasi yang lain, sehingga mobility atau pergerakan warga Jakarta itu semuanya bisa menjadi nyaman,” jelas Iwan.
Saat ini, LRT Jakarta beroperasi dengan rute Penggangsaan Dua-Velodrome. Jakpro juga tengah membangun LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai).
PT Waskita Karya (Persero) Tbk melaporkan progres pengerjaan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai mencapai 67,122 persen pada 5 September 2025.
Selain Dukuh Atas, Jakpro juga memiliki rencana mengembangkan jalur LRT Jakarta hingga JIS, Ancol, bahkan PIK 2.







