Berita

**Iran Ancam Tutup Hormuz, Harga Energi dan Pangan Dunia Meroket**

90
×

**Iran Ancam Tutup Hormuz, Harga Energi dan Pangan Dunia Meroket**

Sebarkan artikel ini
selain-naiknya-harga-energi,-dampak-penutupan-selat-hormuz-pengaruhi-pangan-dunia
selain naiknya harga energi, dampak penutupan selat hormuz pengaruhi pangan dunia

Washington – Krisis militer di Selat Hormuz mengancam ekonomi global. Penutupan jalur perairan vital ini bisa memicu lonjakan harga BBM dan krisis pupuk.

Komandan IRGC Iran menyatakan Selat Hormuz “tertutup”. Mereka mengancam akan “membakar” kapal yang melintas.

Presiden AS merespons dengan janji pengawalan kapal tanker oleh Angkatan Laut AS. Asuransi risiko politik juga ditawarkan.

Selat Hormuz sangat penting. Jalur ini mengalirkan 25% perdagangan minyak maritim dunia dan 20% pengiriman LNG.

Tersumbatnya selat ini berpotensi mendongkrak harga minyak mentah dunia.

Hakan Kaya dari Neuberger Berman memperingatkan, penutupan lebih dari sebulan bisa mendorong harga minyak di atas 100 dolar AS per barel.

“Skala taruhannya sangat besar,” kata Kaya. Dampaknya akan terasa di harga bensin dan biaya perjalanan udara.

Dampak mengkhawatirkan juga muncul dari sektor pangan.

Kpler melaporkan sekitar 33% pasokan pupuk dunia melintasi Selat Hormuz.

Veronica Nigh dari Fertilizer Institute mengungkapkan, hampir 30% produksi amonia global dan 50% urea berisiko tinggi.

Arab Saudi memasok sekitar 40% impor fosfat AS, bahan utama pupuk.

Kelangkaan pupuk akan memukul petani tanaman pangan seperti jagung, kedelai, gandum, dan kapas.

Dubai – Banyak kapal terlihat berlabuh di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab, 1 Maret 2026.

Hal ini terjadi karena ancaman Iran untuk menutup Selat Hormuz.

Ancaman ini muncul setelah operasi militer gabungan Israel-AS di Iran dan serangan balasan Iran.

Penutupan Selat Hormuz berpotensi memengaruhi perdagangan dunia.